riau24 Jawaban Google Terkait 'Raibnya' Palestina | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Internasional

Jawaban Google Terkait 'Raibnya' Palestina

0
Jawaban Google Terkait 'Raibnya' Palestina
Berita Riau -  Jawaban Google Terkait 'Raibnya' Palestina

Jakarta, Riau24.com - Palestina tidak muncul sebagai negara di layanan peta online Google Maps sehingga Google menuai kritikan dari banyak pihak. Raksasa internet itu akhirnya angkat bicara.

Seperti dikutip detikINET dari Fortune, Kamis (11/8/2016), Google mengatakan bahwa Palestina memang tidak pernah ada sejak pertama kali layanan Google Maps meluncur.

"Tak pernah ada label Palestina di Google Maps, namun kami menemukan bug yang menghilangkan label untuk West Bank (Tepi Barat) dan Gaza Strip (Jalur Gaza). Kami bekerja secepatnya untuk memuat label itu kembali ke wilayah tersebut," demikian pernyataan Google.

[Google Maps Hapus Palestina, Indonesia Harus Protes]
 

Dengan kata lain, Google menyatakan memang belum pernah melabeli Palestina sebagai sebuah negara. Jawaban Google itu dirasa belum memuaskan karena Google tak menjelaskan mengapa mereka tidak melabeli Palestina sebagai negara di Google Maps.

Padahal pada keterangan di Google Maps sendiri disebutkan kalau Palestina merupakan sebuah negara di Timur Tengah yang diakui oleh 136 negara anggota PBB sejak tahun 2012. Tapi wilayah Palestina tidak dimunculkan, entah apa pertimbangannya.

Banyan netizen meradang pada Google. Ada petisi online bertajuk 'Google: Put Palestine On Your Maps!' di situs change.org yang dibuat oleh Zak Martin. Petisi tersebut kini sudah mengumpulkan lebih dari 250 ribu dukungan dan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

[Memburu Pembunuh Sadis Manajer Cantik Google, Vanessa Marcotte]
 

"Negara Palestina tidak muncul di Google Maps. Kenapa demikian? Israel yang didirikan di tanah Palestina jelas-jelas diakui (keberadaannya oleh Google Maps). Tetap tidak demikian dengan Palestina. Menurut Google, Palestina tidak ada," demikian bunyi protes dalam petisi tersebut.

"Kelalaian ini (tidak menyebutkan Palestina-red.) adalah penghinaan menyedihkan bagi rakyat Palestina dan merusak upaya jutaan orang yang terlibat dalam kampanye untuk mengamankan kemerdekaan dan kebebasan Palestina dari pendudukan serta penindasan Israel".


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru