riau24 Program Keluarga Harapan Ditaja Kementerian Sosial Untuk Lindungi Rumah Tangga Sangat Miskin | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Program Keluarga Harapan Rohul

Program Keluarga Harapan Ditaja Kementerian Sosial Untuk Lindungi Rumah Tangga Sangat Miskin

0
Program Keluarga Harapan Ditaja Kementerian Sosial Untuk Lindungi Rumah Tangga Sangat Miskin
Berita Riau -  Program Keluarga Harapan Ditaja Kementerian Sosial Untuk Lindungi Rumah Tangga Sangat Miskin
Rohul, Riau24.com - ‎Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos), dimana  program ini merupakan perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). 


Baca Juga :
Wako Menyerahkan Bantuan Program Keluarga Harapan

 
Kepala Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kadinsosnakertrans) Hery Islami melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Drs. Akmal, mengungkapkan program ini telah berjalan pada akhir 2014 lalu, dan saat ini masih berlanjut dan diterima oleh Rohul. 
 
Ia menambahkan, di tahun 2016 penerima bantuan Program Keluarga Harapan, untuk di Rohul berjumlah 3.879 keluarga, yang tersebar di 16 kecamatan, dimana kecamatan Tambusai merupakan penerima bantuan terbanyak yang mencapai  802. 
 
"Selanjutnya penerima terbanyak yakni Kecamatan Rambah berjumlah 390 keluarga, disusul Rambah Samo 324 keluarga, Rokan IV Koto sebanyak 246 keluarga," katanya, Jumat (12/8) saat ditemui di kantornya Komplek Bina Praja.


Baca Juga :
Perhelatan Festival Paju Jalur Nasional Kuansing 2016 Ditayangkan Stasiun TV Daerah dan Nasional

‎Lebih lanjut dijelaskanya, program ini dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.
 
Diakuinya, pelaksanaan Program Keluarga Harapan juga mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium.

Lima Komponen Tujuan MDG’s yang akan terbantu oleh PKH yakni pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita, dan pengurangan kematian ibu melahirkan.
 
Bagi peserta PKH, wajib mengikuti ketentuan, seperti ibu hamil, wajib memeriksakannya kebidan, untuk balita dilakukan imunisasi, dan bagi anak-anak wajib sekolanh hingga Sekolah menengah atas. 
Akmal mengungkapkan, setiap keluarga akan berbeda-beda dalam mendapatkan bantuan, bila ibu hamil dan memiliki balita akan mendapatkan bantuan, Rp. 1 juta, ditambah, pendidikan anak SD Rp.450, selanjutnya SMP Rp.  750, dan SMA Rp. 1 juta , serta bantuan tetap Rp. 500 ribu. 
 
Jadi, bila dalam satu keluarga penerima tersebut, ibunya sedang hamil atau memiliki bayai, dirinya berhak mendapat bantuan Rp.1 juta. Namun bila tidak, bantuan akan dikurangi sebesar Rp.1 juta pula. 
 
Sedangkan untuk bantuan pendidikan anak‎, mulai dari SD hingga SMP, akan diberikan maksimal satu anak setiap jenjang pendidikan. 
 
"Jadi kalau anaknya ada dua yang sekolah SD, maka hanya satu yang diberikan bantuan, begitu juga untuk jenjang SMP dan SMA," imbuhnya. 
 
Untuk pencairan bantuan tersebut dilakukan empat tahap, selama satu tahun. Dalam artian pencairan tidak bisa dilakukan sekaligus, harus bertahap.
 
Sedangkan, penetapan perseta yang mendapatkan bantuan tersebut, dijelaskannya, bahwa keputusan  langsung data dari Kemensos, bukan pihaknya yang menunjuk siapa-siapa saja yang mendapatkannya.
 
"Jadi jangan beranggapan yang menerima merupakan orang dekat pegawai Disnakertrans, semua penerima itu merupakan data dari Kemensos, kami hanya mengecek dan mendata kembali," ucapnya.


Baca Juga :
Pokemon Go Penyebab Kena Tilang Di Taiwan
 
Walaupun data penerima langsung dari Kemensos, pihaknya akan tetap membatu masyarakat, yang memang berhak mendapatkannya, dengan mengajukan nama-nama pemohon dan di sertai dengan keterangan kepala desa. 
 
"Kita sudah mengajukan ke Kemensos, nama-nama yang datang ke kantor. Tapi yang menentukan tetap pihak Kemensos," pungkasnya.



R24/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru