riau24 Full Day School Dimata KAMMI Riau | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Full Day School

Full Day School Dimata KAMMI Riau

0
Full Day School Dimata KAMMI Riau
Berita Riau -  Full Day School Dimata KAMMI Riau

Pekanbaru, Riau24.comMenteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan wacana "full day school" bukan berarti belajar sehari penuh tetapi memastikan peserta didik mengikuti penanaman pendidikan karakter.

Mungkin ada yang pro dan ada juga kontra terhadap wacana "full day school" oleh menteri pendidikan dan kebudayaan Mudhajir tersebut.

[KAMMI Riau Sambangi Mahasiswa KKN Inhu.]
 

Menurut Padli Ar selaku ketua KAMMI Riau, Kurikulum dan sistem pendidikan yang ada hari ini tentu sudah mengarah kepada tujuan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. "Saya berpikir dari pada sibuk buat kebijakan baru yang pasti ikut mengubah semuanya lebih baik perbaiki kekurangan yang ada.

Anggaplah full day school juga bagian dari usaha mendidik anak supaya tidak menyia-nyiakan waktu dan hari harinya penuh dengan belajar. Namun, kalau sarana prasarana dan seluruh pendukung tidak siap tentu menambah masalah. Ambillah salah satu contoh, tambah jam pelajaran berarti harus mengubah model pembelajaran baru supaya siswa tidak bosan.

Coba bayangkan berapa banyak waktu, tenaga dan pikiran yang dikorbankan hanya digunakan untuk mengotak Atik kegiatan di sekolah. Toh, sebetulnya kegiatan tambahan dan ekstrakulikuler sudah dijalankan sebagian sekolah,"jelasnya.

[KAMMI Riau Buang Sampah di Depan Kediaman Walikota]
 

Lebih dalam lagi Padli mempertanyakan bagaimana dengan sekolah yang sarana dan prasarananya tidak memadai, bisa tidak mencapai target FDS nya. Akhirnya, siswa tidak menikmati kehidupan sekolahnya.

"Belum lagi ketersediaan waktu dan biaya tambahan bagi seorang guru yang sampai hari ini masih menjadi permasalahan. Di situlah kadang saya merasa sedih, di saat menteri keuangan SRI Mulyani mengatakan APBN kita lemah, kebijakan-kebijakan yang tidak tepat sasaran seharusnya dikurangi.

Lebih baik siapkan tiang yang kuat sebelum bangun rumah, lebih baik benahi yang ada untuk kebaikan pendidikan di Indonesia ini. Tirulah Jepang yang tidak mengganti sistem dan kurikulum dalam rentang waktu sepuluh tahun walaupun pemerintah atau menterinya diganti. Semangat pendidikan Indonesia,"tutupnya.
 

R24/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru