riau24 Warga Gelar Aksi Galang Dana Untuk Korban Penggusuran di Dusun Rantau Panjang | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Penggusuran

Warga Gelar Aksi Galang Dana Untuk Korban Penggusuran di Dusun Rantau Panjang

0
Tampak warga turun kejalan meminta bantuan kepada simpatisan untuk penggalangan dana ke masyarakat yang jadi korban penggusuran mafia tanah, Senin, (15/8/2016)
Berita Riau -  Warga Gelar Aksi Galang Dana Untuk Korban Penggusuran di Dusun Rantau Panjang

Bengkalis, Riau24.com - Masyarakat Desa Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis melakukan aksi galang dana untuk korban penggusuran di dusun Rantau Panjang. Penggalangan dana dipusatkan di jalan Jendral Sudirman di desa setempat, Senin (15/8/2016).

Penggalangan dana ini diberi nama "Koin Selamatkan Dusun Rantau Panjang Dari Tengkulak Tanah" dan dikoordinir oleh masyarakat setempat.

Efrizal selaku Kordinator aksi yang menamakan Pekat (Peduli Masyarakat) bersama KNPI Kecamatan Siak Kecil ini mengatakan bahwa penggalangan dana ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan kita terhadap nasib yang menimpa saudara kita didusun rantau panjang.

"Penggalangan dana ini sebagai bentuk solidaritas kami sebagai masyarakat Desa Lubuk Muda untuk korban penggusuran yang dilakukan oleh tengkulak tanah terhadap warga Dusun Rantau Panjang yang hingga saat ini belum mendapat keadilan dari pemerintah setempat," ujarnya

Selain itu, aksi galang dana ini dilakukan karena hingga saat ini, pemerintah setempat belum juga memperhatikan kondisi mereka. Korban penggusuran saat ini sangat membutuhkan bantuan keadilan terutama kejelasan tentang hak hak mereka yang dirampas oleh tengkulak tanah.

"Kita juga menggelar aksi pengumpulan koin ini kita mulai dari hari ini sampai tanggal 17 Agustus 2016, dengan mendatangi kantor dinas di Kecamatan Siak Kecil dan ke persimpangan jalan", tambah Erizal.

Setelah dana terkumpul, nantinya akan diserahkan guna membantu meringankan beban kepada korban pengungsian.

Menurut Efrizal yang juga dikenal Cik Lepai ini memaparkan, ada sekitar 15 kepala keluarga yang akan kehilangan tempat tinggal mereka.

"Dana ini akan kita sumbangkan untuk korban penggusuran dari mafia tanah, dan semoga dapat meringan beban mereka walaupun tidak seberapa karena korban ketidak adilan ini sebanyak 15 kepala keluarga, dan untuk Biaya Bantuan hukum (Pengacara) didalam Mencari Keadilan didalam masalah ini", ujarnya.

Selain itu, masyarakat ini juga mengutuk tindakan yang dilakukan oleh tengkulak tanah, Bok Liong.
Menurut mereka, Bok Liong merupakan mafia tanah yang telah merampas tanah masyarakat dengan cara meminjam surat tanah ke pihak kecamatan dan menggantikan dengan surat yang baru tanpa mempedulikan nasib masyarakat kecil.

"Seharusnya pemerintah daerah dapat turun tangan untuk mencari solusi masalah ini, kita heran kenapa mafia tanah ini sampai bisa dengan mudah menyerobot tanah masyarakat," kesal acik

Dalam aksi penggalangan dana ini, seluruh masyarakat Desa Lubuk Muda yang tergabung dalam aksi berharap Bupati Bengkalis, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Serta Aparat Penegak Hukum dapat mencari solusi dan mengusut masalah ini untuk memikirkan kondisi korban penggusuran.
Mereka berharap, pemerintah dapat memberikan rasa keadilan terhadap korban tengkulak tanah ini.


R24/yus 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru