riau24 SAMPAH Tuntut Tangkap Pelaku Dugaan SPPD Fiktif di BKD Rohul | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Indragiri Hulu

SAMPAH Tuntut Tangkap Pelaku Dugaan SPPD Fiktif di BKD Rohul

1
SAMPAH Tuntut Tangkap Pelaku Dugaan SPPD Fiktif di BKD Rohul
Berita Riau -  SAMPAH Tuntut Tangkap Pelaku Dugaan SPPD Fiktif di BKD Rohul

Rohul, Riau24.com - SAMPAH (Satuan Aksi Masyarakat Mahasiswa Peduli Hukum) demo ke kantor Pengadilan Negeri (PN) Pasirpengaraian, dan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul), Selasa (16/8/16).

Aksi SAMPAH dimulai dari simpang empat Taman Kota. Tak lama kemudian, massa bergerak ke kantor PN Pasirpengaraian dan kantor Kejari Rohul. SAMPAH minta aparat penegak hukum di Rohul menegakan hukum seadil-adilnya, tanpa memadang jabatan atau harta.

"Kemerdekaan itu dibalut oleh aturan-aturan, itu jangan dilanggar. Semua harus diperlukan sama, jangan masyarakat kecil saja yang dihukum berat," tegas Sukri, selaku Koordinator Aksi SAMPAH.

Sedikitnya ada dua tuntutan disampaikan SAMPAH saat aksinya, yakni menangkap pelaku dugaan SPPD Fiktif di BKD Rohul dan perkara provokator di Kecamatan Kepenuhan yang terkesan "dipetikemaskan" aparat penegak hukum.

[Wartawan Riau Kecam Aksi Arogan Oknum TNI AU di Medan]
 

Massa meminta aparat penegak hukum benar-benar menciptakan keadilan, tidak hanya berlaku bagi masyarakat kecil saja.

"Gara-gara koruptor masyarakat tidak bisa berobat, banyak masyarakat tidak bisa sekolahkan anaknya," ungkap Sukri.

Saat aksi di kantor PN Pasirpengaraian, SAMPAH meminta pihak Pengadilan bijak dan objektif ketika menangani perkara, hingga jatuhkan vonis.

[Tanamkan Jiwa Nasonalisme, SD di Rohul Gelar Berbagai perlombaan]
 

"Jangan ketika rakyat kecil bersalah mereka dihukum habis-habisan. Dan ketika orang berduit, proses hukumnya diperlama," tegas Sukri, masih di orasinya.

Menanggapi aksi SAMPAH, Ketua PN Pasirpengaraian Sahrudi mengakui soal SPPD Fiktif, pihaknya belum menerima berkas, termasuk perkara provokator yang disebutkan massa.

"Masalah dugaan-dugaan yang disampaikan salah alamat. Data-data tadi seharusnya sampaikan ke Kejaksaan, agar ditindaklanjuti, dan setelah lengkap baru dilimpahkan ke kami," jelasnya.

[Sel Warga Sungai Perak, dilaporkan ke Polisi di Duga Lakukan Pengelapan Speedboat]
 

Sahrudi juga menjelaskan bila PN Pasirpengaraian sekarang ini tidak punya wewenang lagi menyidangkan perkara tindak pidana korupsi atau Tipikor. Setelah mendengarkan itu, massa kemudian bergerak.

Di kantor Kejari Rohul, massa juga meminta pihak Kejaksaan menerapkan hukum seadil-adilnya, tidak memadang jabatan atau status sosial.

"Penegakan hukum di Kejaksaan harus terbuka untuk publik, sehingga publik tahu bagaiman perkembangannya. Jangan ada lagi perkara yang mandek di tengah jalan," tegasnya.

[332 ASN Terima Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya]
 

Menanggapi itu, Kepala Kejari Rohul Syafiruddin menyambut baik aksi massa SAMPAH. Ia mengakui, selama bukti perkara lengkap, Kejaksaan tetap menindaklanjuti. Sebaliknya, bila bukti kurang, Kejaksaan menunggu sampai berkas lengkap.

Kasi Pidana Khusus Kejari Rohul, Nico Fernando, menambahkan Kejaksaan selalu terbuka dengan perkara ditangani, selama perkara sudah masuk tahap tuntutan.

Selama ia menjabat Kasi Pidsus, tambah Nico, ia sudah menangani satu perkara dan sudah putus. Kemudian satu perkara tahap penyidikan. Perkara M. Zen (Kepala Disdikpora Rohul) sudah dilimpahkan ke Kejati Riau, dan dalam waktu dekat memasuki tahap sidang perdana.

[Atraksi SDN 3 Benhil dipuji Syamsua]
 

"Soal SPPD fiktif kami belum ada menemukan alat bukti yang baru, kami tak mau menggantung-gantung. Bila ada bukti baru akan kita angkat kembali," tegas Nico kepada massa SAMPAH


R24/ags 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

HaroDeby
Jumat, 29 September 2017 23:55 wib
Strep Throat Of Amoxicillin Forum Cialis Professional Review cialis Fairness
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru