riau24 Ricuh Rapat Paripurna, Erizal: Itu Masalah Tatib, Kita Tidak Boleh Melanggar Tatib | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pekanbaru

Ricuh Rapat Paripurna, Erizal: Itu Masalah Tatib, Kita Tidak Boleh Melanggar Tatib

0
Berita Riau -  Ricuh Rapat Paripurna, Erizal: Itu Masalah Tatib, Kita Tidak Boleh Melanggar Tatib

Pekanbaru, Riau24.com- Protes yang dilayangkan ketua Fraksi Partai Golkar, Supriati yang berakhir ricuh, terjadi karena adanya usulan untuk mengumumkan nama Ketua DPRD Provinsi Riau di Rapat Paripurna menurut Erizal Muluk merupakan tata tertib (tatib) yang harus dipatuhi, sebab ternyata rapat diagendakan dengan hanya satu pembahasan.

"Itu masalah tatib, kita tidak boleh melanggar tatib. Jadi pimpinan merasa sudah di Banmus (Badan Musyawarah) kan. Jadi semua agenda di paripurna itu apa yang tidak tertulis itu tidak boleh dilaksanakan. Nah semalam itu kan paripurna hanya satu dan tidak ada di Banmus pengumuman untuk mengumumkan calon ketua DPRD. Makanya protes, kita meluruskan mekanisme ini sebagai mantan senior," tutur Erizal Muluk, Anggota DPRD Provinsi Riau yang merupakan Mantan Wakil Walikota Pekanbaru, Rabu (17/8/16).

Ia mengatakan, Esok hari, tanggal 18 Agustus akan diumumkan sidang Paripurna selanjutnya yang dijadwalkan untuk mengumumkan Ketua DPRD Provinsi.

"Nanti setelah di banmuskan mungkin tanggal 18 dijadwalkanlah untuk diumumkan paripurna berikutnya tanggal berapa," terang Erizal di halaman kantor Gubernur Riau.

Mekanisme yang harus dijalani selanjutnya adalah mengirimkan surat pengantar dari pimpinan DPRD Provinsi kepada Gubernur Riau untuk kemudian dikirim lagi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah Surat Keputusan dari Presiden RI melalui Kemendagri, akan dijadwalkan di banmus terkait waktu pelantikan Ketua DPRD Provinsi.

Erizal berharap ini segera selesai sebab jabatan tersebut telah lama kosong semenjak ditinggal Suparman. Sekalipun ia tidak direkomendasikan oleh DPD I menjadi Ketua DPRD Provinsi Riau.

"Tidak masalah kalau bukan saya dan teman-teman yang lain yang dicalonkan, yang penting itu kursi Partai golkar. Kita petugas partai ini bukan kita yang menentukan nasib kita. Saya sudah kenyang pengalaman itu jadi tidak masalah,'' tandasnya.

R24/ntg 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru