riau24 Mahasiswa Asal Riau Terkatung Di Turki, Gubri Sebut Tidak Dapat Banyak Membantu | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pekanbaru

Mahasiswa Asal Riau Terkatung Di Turki, Gubri Sebut Tidak Dapat Banyak Membantu

0
Berita Riau -  Mahasiswa Asal Riau Terkatung Di Turki, Gubri Sebut Tidak Dapat Banyak Membantu

Pekanbaru, Riau24.com- Mahasiswa asal Riau yang sedang menjalankan program beasiswa Strata 1 (S1) di Negara Turki melalui Yayasan Fethullah Gulen saat ini terkatung-katung akibat kudeta yang terjadi antara pemilik yayasan tersebut dengan Presiden Turki, Tayyip Erdogan.

Oleh karena itu, melalui Martha Listyowati, mahasiswa hubungan internasional angkatan 2014 di Gazi University, Angkara, yang tengah berlibur ke Indonesia tepatnya Pekanbaru menyampaikan keluh kesah dan permohonan untuk membantu menyelesaikan permasalahan mereka.

"Saya mewakili teman-teman disana, mencoba kalau ketemu bapak gubernur, kita sebagai mahasiswa asal Riau bagaimana tindak kelanjutan pemerintahan kita terhadap diri kita yang ada di Turki. Soalnya yang saya ketahui, beberapa beasiswa itu dari bapak fethullah yang kontra dengan bapak presiden itu diputus total. Jadi mahasiswa yang sebelumnya tinggalnya di Apartemen, terus dikasi uang saku 200 lira atau sekitar satu juta rupiah perbulan itu putus total," ujarnya pada Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, jumlah mahasiswa Indonesia yang terputus program beasiswanya sekitar 300 sedangkan 5 diantaranya mahasiswa asal Riau. Parahnya, mahasiswa berprestasi ini sudah berada di tingkat 2 dan 3.

"Kita memohon minimal dibantu setengah dana saja dari beasiswa, karena tidak semua yang kaya, banyak juga yang latar belakang keluarganya menengah ke bawah. Jadi saat ini mereka terkatung-katung hidup menumpang di KBRI. Tolonglah pak, saya jamin mereka semua berprestasi," jelasnya prihatin.

Menanggapi hal ini, Gubri merasa prihatin atas kondisi tersebut. menurutnya, hal ini akan dibicarakan terlebih dahulu dengan dinas terkait untuk kemudian diusulkan ke DPRD Provinsi Riau.

"Ya memang kita prihatin dengan kondisi yang ada sekarang ini. Tentu kita masih tetap berharap pemerintah Turki bisa melanjutkan beasiswa ini. Dulukan merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Turki kan, untuk bisa mahasiswa Riau mendapatkan beasiswa pendidikan di Turki. Jadi kita sebagai Pemerintah Daerah, kalau kitakan untuk melanjutkan beasiswa yang terputus harus dibicarakan dulu dengan Dinas yang terkait," tutur Gubri.

Namun ia katakan tidak dapat membantu banyak sebab menurutnya, sistem penganggaran di Pemerintahan berbeda dengan swasta. Jikapun bisa, hanya dapat direalisasikan untuk tahun 2018.

"Tapi harus diingat mekanisme pembahasan ini untuk 2017 saja sudah di DPRD, tidak mungkin lagi ditambahkan.
Saya belum bisa jawab karena sistem penganggaran kita ini beda dengan swasta kan. Kalau memang di setujui, diusulkan dan disetujui oleh DPRD, itu nanti di tahun 2018. 2017 kita sudah tutup," tandasnya.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru