riau24 Oknum Polisi Bunuh Istri Karena Hamil | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Kriminal

Oknum Polisi Bunuh Istri Karena Hamil

1
Ilustrasi, Oknum Polisi Bunuh Istri Karena Hamil
Berita Riau -  Oknum Polisi Bunuh Istri Karena Hamil

KUPANG, Riau24.com- Motif Yanuarius Tahu melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri, mulai terungkap. Oknum anggota polisi itu mengaku membunuh sang istri karena pasangan hidupnya itu hamil satu bulan.

Berdasar pengakuan tersangka itulah, aparat Polres Kupang Kota melalui penyidik Satreskrim Polres Kupang Kota akan menginterogasi lagi sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan beberapa waktu lalu.

Hal ini ditegaskan Kapolres Kupang Kota, AKBP Johannes Bangun kepada media seperti dikutip jpnncom melalui Kasat Reskrim AKP Didik Kurnianto, Kamis (18/8).

[Kakek Cabuli Bocah Keterbelakangan Mental]
 

Dijelaskan Didik, pihaknya akan kembali mendalami pengakuan tersangka Yanuarius Tahu ke sejumlah saksi yang sudah diperiksa untuk memastikan kebenaran pengakuan tersangka bahwa dirinya menghabisi korban karena cemburu.

"Motif dia bunuh korban karena cemburu. Itu pengakuan dia karena ketika pulang dari Sumba Barat ke Kupang, korban Yustina Beci Matelda Saleh (isterinya, red) sementara mengandung janin berumur satu bulan. Dan berdasarkan hasil otopsi, korban memang sementara mengandung janin berumur satu bulan," urai Didik.

Ketika ditanya siapa sebenarnya ayah janin yang dikandung korban, Didik enggan berkomentar banyak. Dirinya hanya pertegas bahwa pihaknya akan mendalami lagi keterangan yang sudah disampaikan tersangka.

[Gantung Diri di Kamar Seorang Janda]
 

Ditegaskan lagi, motif pembunuhan itu diakibatkan oleh karena tersangka cemburu terhadap istrinya yang sudah hamil satu bulan. Sementara tersangka merasa tidak “berhubungan” dengan istrinya itu.

"Pembunuhan yang dilakukan tersangka Yanuarius Tahu terjadi secara spontan karena cemburu atas kehamilan istrinya yang sudah satu bulan. Tapi, sebagai penyidik kita tidak mudah percaya pengakuan tersangka. Oleh karena itu, kita akan interogasi lagi saksi-saksi yang sudah diperiksa sebelumnya," pungkas mantan Kanit Tipiter Polda NTT itu.

Tersangka, selain dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 340 KUHP, juga akan dikenakan Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA).


R24/gig

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 17 Oktober 2017 09:17 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/nLBSKDf.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru