riau24 Kapal Tenggelam di Tanjung Pinang, 10 Tewas, Dua Luka Dan Lima Hilang | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Kapal Tenggelam

Kapal Tenggelam di Tanjung Pinang, 10 Tewas, Dua Luka Dan Lima Hilang

0
Kapal Tenggelam di Tanjung Pinang, 10 Tewas, Dua Luka Dan Lima Hilang
Berita Riau -  Kapal Tenggelam di Tanjung Pinang, 10 Tewas, Dua Luka Dan Lima Hilang

Tanjung Pinang, Riau24.com - Sebuah kapal kayu angkutan penumpang atau pompong yang membawa 17 orang pengemudi dan penumpang tujuan Tanjung Pinang ke Pulau Penyengat tenggelam pada Minggu (21/8/2016) pukul 09.30 WIB. Tim SAR menemukan 10 korban tewas dan dua luka-luka namun dalam kondisi kritis. 

Baca Juga :
Wanita Cantik Ini Calon Pengantin Yang Tewas Tenggelam

Berdasarkan keterangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, penumpang kapal terdiri dari satu pengemudi, dua anak-anak dan 14 orang dewasa. 

"Kapal tenggelam akibat angin kencang dan gelombang besar di perairan Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjung Pinang Kota, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. Kapal tersebut membawa wisatawan yang hendak ke Penyengat," kata Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara BNPB.

Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 12 orang penumpang, 10 orang meninggal dunia. Lima penumpang masih hilang dan dalam pencarian.

"Saat kapal terbalik dan tenggelam penumpang berusaha berenang dan diselamatkan pompong yang berada di sekitarnya. Sebagian penumpang tidak dapat berenang dan tenggelam terseret gelombang," kata Sutopo.

Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas saat ini masih melakukan pencarian korban.

Lebih dari 200 personil Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, Marinir TNI AL, Polisi Air, Tagana, Satpol PP, SKPD, masyarakat dan relawan masih melakukan pencarian. Sekitar 20 kapal dan 50 pompong dikerahkan mencari korban hilang.

Baca Juga :
Adik Bunuh Kakak, Karena Kakak Hendak Pukul Ibunya

Pasukan Marinir melakukan penyelaman mencari korban tenggelam namun, menurut BNPB, mereka menghadapi kendala utama yaitu arus yang cukup kencang.

Juru bicara Angkatan Laut Edi Sucipto seperti dikutip AFP mengatakan bahwa kapal kecil tersebut berangkat dari Tanjung Pinang di Riau dan menghadapi cuaca buruk.

"Dua belas orang sudah ditemukan tapi 10 sudah meninggal dunia," katanya. Dia juga menambahkan bahwa dua yang selamat kini berada dalam kondisi kritis.

Kapal cepat TNI-AL masih mencari lima orang yang masih hilang, ujar Sucipto lagi.


R24/dev 

 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru