riau24 Pemkab Siak Gelar Rapat Terkait Potensi Kawasan Taman Nasional Zamrud | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Pemkab Siak

Pemkab Siak Gelar Rapat Terkait Potensi Kawasan Taman Nasional Zamrud

0
Pemkab Siak Gelar Rapat Terkait Potensi Kawasan Taman Nasional Zamrud
Berita Riau -  Pemkab Siak Gelar Rapat Terkait Potensi Kawasan Taman Nasional Zamrud

Siak, Riau24.com - Sebagai Taman Nasional yang baru dikukuhkan, Pemerintah Kabupaten Siak menggelar rapat terkait Potensi Eksplorasi dan Eksploitasi di Kawasan Taman Nasional Zamrud (TNZ) yang langsung dipimpin Bupati Siak di di Balai Zamrud Komplek Abdi Praja Kediaman Bupati Siak, Selasa (23/08/2016).

Baca Juga :
Foto Panas Manusia Tercepat di Dunia dan Gadis Brasil Beredar 

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bidang Wilayah II BKSDA Propinsi Riau Supartono, General Manager BOB Pertamina Hulu Susanto Budi, Plt. Kepala BLH Wan  Fajri Auli, serta Kepala Distanben Pemerintah Kabupaten Siak Amin Budyadi.

“TNZ ini kan sudah dikukuhkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dari suaka margasatwa menjadi taman nasional. Dengan status taman nasional pemerintah daerah bisa ambil bagian dalam hal pengelolaan,” sebut Syamsuar.

Lebih lanjut ia mengatakan, pengelolaannya dengan cara zonasi dapat dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, budaya, pariwisata, dan rekreasi. Ada zona inti, zona pemanfaatan, zona rimba, dan zona lainnya sesuai peruntukkan.

“Konsep taman nasional diharapkan dapat mengakomodir kepentingan masyarakat secara terbatas/tradisional seperti mengembangkan wisata yang ada maupun layanan alam yang tersedia. Manfaatnya, langsung dirasakan dibandingkan statusnya sebagai suaka margasatwa yang memang tidak boleh ada campur tangan manusia,” jelasnya.

Baca Juga :
Tragedi Pompong, Akhirnya Jasad Calon Pengantin Pria Ditemukan 

“Ada bagian yang memang harus diamankan, kerisauan kami pada perambahan hutan yang ada di Riau yang memang belum kunjung berhenti. Bagaimanapun selagi masih ada hutannya mereka akan tetap interpensi ke wilayah yang baru. Harus ada upaya kita untuk bisa memelihara, mengawasi, serta mengamankan TNZ yang sudah diperluas dari 28.000 hektare sampai menjadi 31.000 hektare,” pinta Bupati.

"Selain itu kami juga berharap kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Siak dan BOB terkait dengan pembangunan jalan yang di aspal tujuannya agar nanti kalau ada tamu yang datang mereka dapat melihat sekeliling TNZ dan tidak hanya itu mereka juga bisa melakukan penelitian terhadap Flora dan Fauna, air sungai dan juga danau dan juga perlu adanya kerjasama untuk membuat pos keamanan", ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Wilayah II BKSDA Provinsi Riau Supartono mengatakan  perlu adanya langkah yang dilakukan, terkait dengan kegitan yang ada dikawasan ini dari pihak BOB, selain itu kegiatan ini juga tetap kita konsultasikan ke Jakarta, ini juga perlu ada kajian-kajian nya maupun kajian hukum, serta yang paling penting tentu juga ada hasil guna memantapkan TNZ tersebut.

Baca Juga :
Dapat Patrich Wanggai, MU Masih Ingin Buru Pemain 

Dikatakan dia juga, zona pemanfaatan untuk wisata serta kepentingan lainnya pelu kita tinjau kembali. tentunya kegiatan ekploitasi ini sangat penting.

"Kami dari BKSDA hanya membahas serta membuat blok, dikarenakan ini kawasan lebih besar makanya kita membuat zonasi sesuai dengan pemanfaatannya terutama dengan langkah pertama yaitu kita dorong agar cepat terbentuk dan bisa dimaksimalkan TNZ tersebut, serta harus ditetapkan agar kekuatan hukum nya tidak lemah" pungkas beliau.



R24/lin 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru