riau24 177 Jamaah Ilegal Asal Indonesia Tertangkap, Tak Satupun Warga Riau | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pekanbaru

177 Jamaah Ilegal Asal Indonesia Tertangkap, Tak Satupun Warga Riau

0
Berita Riau -  177 Jamaah Ilegal Asal Indonesia Tertangkap, Tak Satupun Warga Riau

Pekanbaru, Riau24.com- Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muhammad Aziz mengatakan dari sebanyak 177 jamaah haji yang tertangkap di bandar udara Manila, Filipina, tidak satupun yang berasal dari Riau.

"Saya sebagai Kabid (kepala bidang) telah memantau menyangkut jamaah dengan jumlah 177 yang akan berangkat lewat Filipina itu, kalau untuk Riau tidak. Kabarnya jamaah itu berasal dari Sulawesi, semuanya Sulawesi," ungkap Aziz, Rabu (24/8/16).

Dikatakannya, Pihaknya telah dikirim ke Sulawesi Selatan untuk mencari kebenaran dari kabar yang beredar bahwa adanya warga Riau dari 177 jamaah haji ilegal tersebut.

"Jadi kemarin dari Kasubbid Haji dan Umrah sudah ke Sulawesi Selatan untuk mencari kebenarannya, bahwa benar itu adalah jamaaah dari Sulawesi yang ditawarkan oleh beberapa travel Filipina berkerjasama dengan orang-orang Indonesia," ujarnya kepada Riau24.com.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan pihaknya, ternyata setiap tahun ada sekumpulan warga Indonesia yang berangkat melalui jalur Filipina, hanya saja tahun ini dengan jumlah yang lebih besar.

Kemudian, kuota yang tidak menampung jumlah seluruh warga Indonesia yang berminat berangkat haji menjadi salah satu penyebab terjadinya jamaah ilegal. Aziz mengatakan, kuota haji di Indonesia di tahun 2017 mendatang akan ditambah, sehingga akan berdampak pada penambahan kuota haji Riau.

"Itu kan keterkaitan dengan pemerintah Arab Saudi. Sekarang ini dalam rangka perluasan masjidil haram tapi belum siap tetap dipotong 20%. Informasi 2017 itu akan siap, nanti akan turun menjadi 100%. Dan penambahan kuota itu disesuaikan dengan jumlah penduduk muslim. Karena proporsional, 1 berbanding 1000. Jadi kalau jumlah umat islam Indonesia itu bertambah , di Riaupun akan ada penambahanan," pungkasnya.
 

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru