riau24 DBH Dipotong dan DAU Ditunda, Pemprov Akan Surati Pemerintah Pusat | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pekanbaru

DBH Dipotong dan DAU Ditunda, Pemprov Akan Surati Pemerintah Pusat

0
Berita Riau -  DBH Dipotong dan DAU Ditunda, Pemprov Akan Surati Pemerintah Pusat

Pekanbaru, Riau24.com- Provinsi Riau tengah dihadapkan persoalan terkait rasionalisasi pada Dana Bagi Hasil (DBH) dan penundaan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) sehingga Provinsi Riau bersama asosiasi pemerintah di provinsi lain akan menyurati pemerintah pusat.

“Kita akan bersurat, kan bukan kita saja tapi juga ada kayak Jawa Timur, DKI juga kena, Jawa barat juga kena, tidak hanya kita. Ada asosiasi-asosiasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota  akan mencoba menjelaskan kepada pemerintah pusat,” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Riau, Masperi, Kamis (25/8/16).

Ia berharap, dana yang sudah seharusnya menjadi hak Provinsi Riau dapat disalurkan. “Kalau kita berharap jangan tunda salur dong. Karena apa, karena itu menjadi penerimaan sah kita tahun ini yang sudah kita anggarkan,” kata Masperi.

Dikatakannya, dua persoalan ini terjadi karena pemerintah pusat menilai Provinsi Riau masih mampu membayar likuiditas atau sisa hutang karena Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan Anggaran (SiLPA) di Kabupaten Rokan Hulu cukup tinggi. Selain itu, penundaan penyaluran DAU di Provinsi Riau sebanyak Rp135 miliar sedangkan sisanya sebesar Rp86 miliar di Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu.

“Ketika di tunda dari bulan ini ke bulan besok atau dari bulan besok ke bulan berikutnya dan akhirnya akan disalurkan pada bulan Desember, sehingga waktu kita semakin sedikit untuk merealisasikan dana salur itu.,” pungksnya.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru