riau24 Kapolri Perintahkan Kasops dan Kadiv Propam Segera Usut Sebab Kerusuhan | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Tragedi Selat Panjang Berdarah,

Kapolri Perintahkan Kasops dan Kadiv Propam Segera Usut Sebab Kerusuhan

0
Tragedi Selat Panjang Berdarah, Kapolri Perintahkan Kasops dan Kadiv Propam Segera Usut Sebab Kerusuhan
Berita Riau -  Kapolri Perintahkan Kasops dan Kadiv Propam Segera Usut Sebab Kerusuhan
Jakarta, Riau24.com - Pasca tragedi Selat Panjang berdarah yang terjadi di Polres Meranti, kini situasi telah kondusif.

Agar tidak kembali terulang kejadian serupa Kapolri Jendral Tito Karnavian Memerintahkan Kepala Satuan Operasional (Kasops) dan Kadiv Propam Mabes Polri untuk mengusut tuntas permasalahan ini.

Baca Juga :
Seorang Warga Tewas Dalam Kerusuhan Selat Panjang, Diduga Ditembak Dari Jarak Dekat Oleh Anggota Kepolisian 


"Saya minta diusut secara serius, kalau seandainya memang betul adanya perlawanan, saksi-saksi menyatakan benar dan hasil visum adanya perlawanan dan confirm itu wajib dijelaskan kepada publik, untuk itu saya sudah menugaskan pejabat bintang 2 Kasops dan Kadiv Propam Mabes Polri itu juga bintang 2 untuk penyelidkan secara langsung," jelas Tito usai salat Jumat di Masjid Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2016).

Tito menegaskan, dalam perintahnya tidak boleh ada anggota kepolisian yang melakukan kekerasan berlebih kepada siapapun termasuk pelaku  dalam tragedi Selat Panjang tersebut.

Baca Juga :
Pegawai Dispenda Pembunuh Polisi Meranti, Tewas Ditembak Aparat Saat Hendak Melarikan Diri 

"Saya sudah tegaskan di command list saya dengan jelas, tidak boleh melakukan kekerasan berlebihan kepada siapapun termasuk pelaku. Kalau ini yang menjadi masalah saya minta tegas kapolda untuk turun langsung dan menangani masalah ini dengan serius," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, aksi demo 1.000-an warga menuntut penjelasan atas kematian Apri (24) tersangka pembunuh Brigadir Adil. Apri ditangkap setelah membunuh Adil dalam keributan soal asmara. Saat ditangkap, Apri hanya dilumpuhkan tembakan di kakinya. Namun belakangan Apri tewas diduga dianiaya rekan-rekan Brigadir Adil.

"Kita enggak melindungi petugas. Jika memang semua sudah betul tim mabes dan tim Polda menyatakan adanya penganiayaan sehingga meninggal dunia kepada tersangka yang sudah diamankan. Saya tidak akan segan-segan memprosesnya secara hukum internal dan pidana dalam tragedi Selat Panjang tersebut," tutur Tito.


R24/dev 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru