riau24 Asap Riau Mulai Masuki Singapura | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Asap Riau Mulai Masuki Singapura

0
Berita Riau -  Asap Riau Mulai Masuki Singapura

Pekanbaru, Riau24.com- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, berdasarkan analisis sebaran hotspot, arah angin, sebaran asap dari satelit dan kualitas udara menunjukkan bahwa asap karhutla di Riau terbawa angin ke arah timur-tenggara-timur laut hingga mencapai Negara Singapura.


Kepala Pusat Data Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan konsentrasi asap saat ini terpantau masih cukup tipis. Arah angin di atmosfer Riau dominan bergerak dari arah barat ke barat laut lalu ke arah timur ke tenggara yanf kemudian di sekitar barat Singapura mengarah ke timur laut.


"Ini adalah pola pergerakan angin pada musim kemarau di Riau yang selalu dikhawatirkan membawa asap dari Riau ke Singapura seperti halnya pada tahun sebelumnya seperti saat kebakaran hutan dan lahan tahun 2013, 2014 dan 2015," ungkap Sutopo, Jumat (26/8/2016).


Berdasarkan analisis citra satelit Himawari dari BMKG, kata dia, menunjukkan bahwa sebaran asap di Riau menyebar ke timur, Jumat (26/8/2016) pukul 12.40 WIB dan 14.20 WIB. Begitu pula analisis dari citra satelit Modis dari NASA juga menunjukkan bahwa sebaran asap kebakaran hutan dan lahan di Riau telah menjangkau wilayah di Riau dengan konsentrasi yang tipis.


"Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bau asap karhutla yang dirasakan oleh masyarakat Singapura seperti halnya yang dimuat banyak media, bersumber dari karhutla dari Riau. Di Jambi tidak terdeteksi hotspot, sedangkan di Sumatera Selatan hanya ada 2 hotpsot," terang Sutopo.


Upaya pencegahan dan pemadaman karhutla di Riau terus dilakukan. Sebanyak 7.200 personil satgas darat dan satgas udara dikerahkan.


BNPB mengerahkan 3 helikopter water bombing, 2 pesawat Air Tractor water bombing dan 1 pesawat Casa untuk hujan buatan. Sebanyak 21,7 juta air sudah dijatuhkan dari udara untuk memadamkan api.


Begitu juga 40 ton garam dapur (NaCl) telah ditaburkan ke awan-awan untuk dijatuhkan menjadi hujan. Ribuan sekat kanal, embung dan sumur telah dibangun untuk mengatasi karhutla.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru