riau24 Di Instagram Ngaku Aparat, Setelah Jumpa Ternyata . . . . | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Penipuan

Di Instagram Ngaku Aparat, Setelah Jumpa Ternyata . . . .

0
Di Instagram Ngaku Aparat, Setelah Jumpa Ternyata . . . .
Berita Riau -  Di Instagram Ngaku Aparat, Setelah Jumpa Ternyata . . . .

BENGKULU, Riau24.com – Risda Yulia (23) warga Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, menjadi korban penipuan seorang pria yang mengaku-ngaku sebagai aparat.

Selain menjadi korban penipuan, Yulia juga mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan dari pelaku berinisial KR. Korban yang tak terima dengan tindakan KR memilih untuk melaporkan kejadian ini ke Polda Bengkulu Jumat (26/8) siang.

Dalam laporannya itu, korban menceritakan peristiwa ini berawal saat dirinya berkenalan dengan KR melalui jejaring sosial Instagram. Dalam perkenalannya itu, KR mengaku sebagai aparat yang bertugas di Bengkulu.

[Siswa Menghamili Bu Guru, Siapa Yang Bejat ?]
 

Perkenlaan inipun akhirnya semakin intens. Selang beberapa hari usai kenalan, KR memberanikan diri meminjam uang sebesar Rp 15 juta kepada Yulia dengan alasan untuk mengurus biaya administrasi pindah ke Ketapang, agar bisa lebih dekat dengan Yulia.

Merasa KR memiliki niat yang tulus, akhirnya Yulia pun meminjamkan uang seperti yang diminta oleh KR, dan mengirim ke rekening yang dikirim KR. Usai pengiriman uang tersebut, rupanya KR tak jadi berangkat dan meminta agar Yulia datang ke Bengkulu menemuinya.

Entah apa yang ada dibenak Yulia, hingga akhirnya ia nekat naik kapal menyeberangi beberapa pulau untuk berangkat ke Bengkulu, untuk menuruti keinginan KR.

[Muncikari Terapis Plus-plus Ditangkap Bu Polwan]
 

Setibanya di Bengkulu Selasa (26/5), KR menjemput Yulia dan diajaknya jalan ke Pantai Panjang. Setibanya di Pantai Panjang tersebut, perempuan ini mengaku mendapat perlakuan yang tak mengenakkan KR.

Yulia semakin kesal setelah mengetahui kalau KR ternyata bukanlah aparat seperti yang diakuinya. Tak terima telah dibohongi, ia pun langsung melaporkan pria ini ke Polda Bengkulu.

[Kisah Perempuan Pembunuh Bayaran Bertarif Murah]
 

“Laporannya memang ada, saat ini masih diproses oleh penyidiknya. Kita harap juga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat yang lain, agar tidak mudah percaya kepada orang yang belum pernah kita kenal. Apalagi jaraknya cukup jauh, dan tiba-tiba minta dikirimi sejumlah uang,” ujar Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP. Sudarno, S.Sos, MH melalui Kasubid Penmas, Kompol. H.Mulyadi.


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru