riau24 Mahasiswa Riau Lakukan Audiensi ke Polda Riau | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Meranti Berdarah

Mahasiswa Riau Lakukan Audiensi ke Polda Riau

0
Berita Riau -  Mahasiswa Riau Lakukan Audiensi ke Polda Riau

Pekanbaru, Riau24.com - Minggu (28/08/2016) Semakin beragamnya isu yang beredar terkait permasalahan “Meranti Berdarah” di masyarakat Riau khususnya kabupaten Meranti membuat Badan eksekutif Mahasiswa Universitas Riau yang diwakili oleh Presiden Mahasiswa Universitas Riau Abdul Khair, Menteri Hukum dan Advokasi Faizal Indra Rangkuti, Menteri Sosial dan Politik Aditya Putra Gumesa dan Menteri Komunikasi dan Informasi Ahmad Syahfrizal bersama dengan ketua kelembagaan se-Universitas Riau serta perwakilan Mahasiswa asal Kabupaten Meranti mengunjungi Kantor Kepolisian Daerah Riau untuk melakukan audiensi dengan Kapolda Riau. Rombongan sampai di lokasi tepat pukul 09.47 WIB.

Setelah menunggu diruangan sampai 15 menit akhirnya Kapolda Riau beserta pejabat Utama, Kapolresta Pekanbaru, Brimob beserta jajarannya menemui perwakilan dari BEM Universitas Riau, Ketua kelembagaan se-Universitas Riau dan Mahasiswa dari Kabupaten Meranti. Kemudian Kapolda Riau Drs. Supriyanto yang membuka audiensi ini mengatakan sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh mahasiswa.

“Pertemuan ini sangat bagus, karena selain meningkatkan hubungan silatuhrahmi yang baik juga dapat menambah kreatifitas hubungan antar aparat keamanan dengan mahasiswa ataupun masyarakat terkhusus” Ujarnya.

Setelah dibuka oleh kapolda Riau maka sesi selanjutnya adalah diskusi dan tukar pendapat antara pihak Kepolisian dengan Perwakilan audiensi yang hadir pada hari ini.
"Tujuan dari audiensi ini adalah untuk menjalin hubungan yang baik antara Mahasiswa dengan Kepolisian, serta mendiskusikan permasalahan yang ada di provinsi Riau dan meminta kejelasan terkait Permasalahan Meranti Berdarah,"ujar Presiden Mahasiswa BEM Universitas Riau Abdul khair.

Diskusi pun berjalan dengan sangat baik, pihak kepolisian melayani dengan baik setiap pertanyaan, luapan kemarahan serta kritikan yang ditujukan kepada kepolisian daerah terkhusus yang ada di daerah Meranti. Mahasiswa Meranti ketika diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat mengucapkan terima kasih kepada BEM Universitas Riau yang telah mengupayakan untuk dapat langsung menjembatani mereka untuk menyampaikan permasalahan dan rasa kekecewaan mereka terhadap Kepolisian.

“Kami putra daerah Meranti merasa kecewa dan mengecam akan tindakan yang dilakukan oleh oknum kepolisian yang terlibat dalam insiden berdarah di Meranti. Kami meminta kepada pihak yang terlibat untuk bertanggung jawab mengembalikan kondisi psikologis masyarakat yang ada di meranti terutama anak-anak”. Tegas Ayub Habila selaku perwakilan mahasiswa Meranti.

Kemudian adu pendapat dan argumen terjadi antar kedua belah pihak audiensi, namun diskusi tetap dalam keadaan kondusif dan terarah. Setelah melakukan audiensi selama lebih kurang 3 jam maka didaptkanlah hasil yang disepakati oleh pihak yang melakukan audiensi ini.

Adapun hasil dari auidiensi hari ini adalah :
1. Akan Memberikan sanksi dan memproses secara hukum oknum polisi yang melakukan pengeroyokan tersangka Apriyadi.
2. Akan Memberikan sanksi dan memproses secara hukum oknum polisi yang melakukan kekerasan pada demontrasi warga Meranti sehingga berakibat meninggalnya warga masyarakat Meranti an. Isrusli.
3. Kapolda Riau dan Kapolres Meranti harus Bertanggung jawab untuk melakukan penyelesaian lanjutan pasca insiden yang terjadi di Meranti, serta meminta maaf secara terbuka kepada Masyarakat Riau Terkhusus masyarakat Meranti dan keluarga Korban
4. Kapolda Riau secara berkelanjutan akan melakukan Reformasi Polri dalam penegakan hukum.
5. Membentuk Tim khusus dari kalangan mahasiswa untuk mengawal proses tindak lanjut pasca kasus Meranti Berdarah.
6. Kepolisian daerah, BEM Universitas Riau dan Mahasiswa Meranti sepakat untuk mewujudkan situasai keamanan yang kondusif pasca insiden Kabupaten Meranti Provinsi Riau.

Hasil audiensi ini ditandatangani oleh BEM Universitas Riau tertanda Abdul Khair selaku Presiden Mahasiswa Bem Universitas Riau, Mahasiswa meranti tertanda Ayub Habila dan Kapolda Riau tertanda Drs. Supriyanto. Setelah membacakan kembali hasil audiensi yang telah disepakati pada hari ini, acara selanjutnya dalah pembacaan doa dan foto bersama.

R24/rls/mla

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru