riau24 Pemko Akan Beri Bantuan Pada PLN untuk Hadapi Krisis Listrik | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Pekanbaru

Pemko Akan Beri Bantuan Pada PLN untuk Hadapi Krisis Listrik

0
Berita Riau -  Pemko Akan Beri Bantuan Pada PLN untuk Hadapi Krisis Listrik

Pekanbaru, Riau24.com- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyatakan kesiapannya untuk membantu memenuhi kebutuhan PLN dalam menghadapi kondisi listrik yang tak stabil seperti saat ini.


Penyebab tidak stabilnya kondisi listrik di Riau ini salah satunya adalah karena daya yang dihasilkan masih berada di bawah kebutuhan. Kebutuhan listrik Riau pada beban puncak yaitu sekitar 540-600 MW, sementara ketersediaan baru sekitar 375 MW. Artinya masih defisit sekitar 165-225 MW.


Sementara itu, pasokan listrik dari PLTU Tenayan sekitar 2x110 MW masih menunggu dilakukannya uji Sertifikasi Layak Operasi (SLO) yang dijadwalkan baru berlangsung September 2016 mendatang. Jika semuanya lancar, maka kekurangan daya yang menjadi masalah selama ini akan ada solusi.


Untuk itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus telah membentuk Tim Percepatan Penyediaan Listrik dan Gas Kota Pekanbaru.


"Prinsipnya kita siap membantu apa yang menjadi kebutuhan PLN. Tapi apa yang menjadi kebutuhannya, kita akan dengarkan dulu," ujar Firdaus.

Terkait kebutuhan gardu yang saat ini baru ada sembilan, dan akan ditambah dua lagi, walikota juga menyatakan kesiapannya memfasilitasi.


"Kita prinsipnya siap memfasilitasi, termasuk membantu kebutuhan PLN dalam membangun Gardu Induk sebagai salah satu solusi dari kekurangan daya pada saat beban puncak yang berakibat rendahnya pelayanan PLN terhadap masyarakat yaitu seperti mati lampu," ungkap Firdaus.


Di antara bentuk bantuan yang kemungkinan bisa difasilitasi adalah penyediaan lahan pembangunan Gardu Induk sebagaimana pembicaraan 3 tahun lalu.


Hal ini juga sempat dibicarakan saat pertemuan Menteri BUMN, kala dijabat Dahlan Iskan tahun 2014 lalu dengan Gubernur dan Walikota tentang Pembangunan Tol Transmisi Sumatra. Turut dibahas didalamnya soal Gardu Induk yang mengajak pemerintah daerah ikut dalam penyertaan modal dengan PLN.


"Kita pemerintah kota siap bekerjasama untuk penyertaan modal, lahan, perizinan baik dalam gardu induk maupun tol transmisi Sumatera. Tapi secara teknis perlu dibahas lebih lanjut. Kita ingin dengar seperti apa teknisnya. Tapi prinsipnya kita siap support," tambahnya.


Firdaus juga menyampaikan, sambil menunggu kondisi listrik stabil, masyarakat, baik rumah tangga dan industri diimbau untuk menghemat pemakaian listrik pada waktu beban puncak yakni 18.00-22.00 WIB.


"Minimal itu yang bisa kita lakukan dulu, sambil menunggu hasil terobosan yang dilakukan PLN. Tapi InsyaAllah dalam waktu dekat ada perbaikan," harapnya. 


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru