riau24 Penangkaran Sarang Burung Walet Meresahkan, DPRD Minta Pemko Pekanbaru Menertibkan | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Penangkaran Sarang Burung Walet Meresahkan, DPRD Minta Pemko Pekanbaru Menertibkan

0
Berita Riau -  Penangkaran Sarang Burung Walet Meresahkan, DPRD Minta Pemko Pekanbaru Menertibkan
 
Pekanbaru,Riau24.com - Sarang burung walet yang menjadi usaha bagi masyarakat di Pekanbaru ini, sudah meresahkan warga sekitar. Pemko Pekanbaru seyogyanya ini perlu membentuk tim terpadu dan mengecek akan izin usaha, sebab sudah ada Perda mengaturnya.
 
"usaha burung walet sudah begitu menjamur di Kota Pekanbaru. Hal anehnya kenapa penerimaan dari pajaknya kecil bahkan pernah ada nihil. Padahal, aturan usaha walet ini sudah ada Perda, yakni Perda No 10 Tahun 2011 Tentang Pajak Sarang Burung Walet. Maka perlu ditertibkan," ujar Fathullah.
 
Anggota DPRD Pekanbaru inipun mengatakan, pendataan dikarena saat sekarang ini keberadaan dari penangkaran tersebut menjamur, dan meresahkan warga di sekitar. Laporan itu diterima, ketika reses di RT 04 RW 04, tepat Kelurahan Pesisir, Jalan Sultan Syarif Kasim di Kota Pekanbaru, kemarin.
 
Politisi Gerindra inipun menyebut bahwa, ada dua kerugian didapat dari keberadaanya sarang burung tersebut. Selain minim pajak yang jadi PAD, juga dapat menganggu kenyamanan warga. Maka, perlu dilakukan penertiban oleh Pemko melalui instansi terkait ataupun ini dengan membentuk tim razia.
 
"Sudah ada warga melaporkanya dan mengeluhkan keberadaannya usaha sarang burung walet. Yang terutama bunyi dari kaset burung walet menganggu rasa nyamanan bagi warga. Baik disaat siang dan malam. Ini, seharusnya perhatian Pemko Pekanbaru. Sebab jumlah telah menjamur," ujar Fathullah.
 
Keberadaan usaha burung walet ini selain meresahkan warga akan suara kaset dan pajak. Juga yang sangat fatal itu dampak buruknya atas keberadaan penangkaran ini di sekitar lingkungan. Bisa terjadi atau merebaknya seperti penyakit flu burung. Maka, harus dilakukan pemantau dan bisa ditertibkan.
 
"Sangat fatal itu dampak penyakit ditimbulkan atas keberadaan dari sarang burung walet. Misalnya itu penyakit flu burung. Dan parah ini tahi burung walet, yang membuat kotor atap rumah warga. Maka ini perlu ditinjau ulang lagi oleh pihak Pemko Pekanbaru melalu instansi terkait dengan rutin," katanya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru