riau24 Kebakaran Hutan Di Kuansing, Terpantau Satelit Noaa Dan Ditemukan Banyak Titik Hotspot | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kebakaran Hutan Di Riau

Kebakaran Hutan Di Kuansing, Terpantau Satelit Noaa Dan Ditemukan Banyak Titik Hotspot

0
Kebakaran Hutan Di Kuansing, Terpantau Satelit Noaa Dan Ditemukan Banyak Titik Hotspot
Berita Riau -  Kebakaran Hutan Di Kuansing, Terpantau Satelit Noaa Dan Ditemukan Banyak Titik Hotspot

Kuansing, Riau24.com - Aksi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang marak terjadi sekarang ini diberbagai pelosok negeri, terpantau oleh satelit noaa dan ditemukan adanya titik hotspot di suatu daerah.

Baca Juga :
Pemkab Siak dan PT Bosowa Corporindo Tandatangan MoU KITB

Sebab dari karlahut tersebut menyebabkan terjadinya kabut asap, dan hampir seluruh daerah terkena dampaknya. Namun dari pantauan satelit Noaa bahwa kebakaran lahan dan hutan tidak ada di Kuansing, karena di Kuansing tidak ada lahan gambut.

Menurut kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kuantan Singingi Jefrinaldi, Ap ketika dihubungi di kantornya, Kamis (1/8) menyebutkan, jika lahan gambut yang terbakar, tentu saja segera akan terpantau oleh satelit noaa, karena titik panasnya lama.


Baca Juga :
Guru Kepergok Setubuhi Murid di Rumah Kosong, Videonya Beredar di Internet

"Sementara di Kuansing yang ada hanya hutan mineral, sementara lahan gambut tidak ada. Jadi di Kuansing belum ada ditemukan kebakaran lahan dan hutan, dan sampai saat sekarang ini," paparnya.

Meskipun demikian, katanya, BLH Kuansing selalu menunggu laporan, dan apabila ada karlahut tolong segera laporkan ke blh.

"Bersama-sama dengan jajaran Polres Kuansing untuk memadamkan kebakaran lahan dan hutan", tukasnya. 



R24/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru