riau24 Penundaan DAU, RAPBD-P Bakal Dirasionalisasi | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Pekanbaru

Penundaan DAU, RAPBD-P Bakal Dirasionalisasi

0
Penundaan DAU, RAPBD-P Bakal Dirasionalisasi
Berita Riau -  Penundaan DAU, RAPBD-P Bakal Dirasionalisasi
Pekanbaru, Riau24.com - DPRD Riau berencana  melakukan rasionalisasi kegiatan di ranncangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD-P) Riau 2016. Hal ini dilakukan sebagaimana dampak penundaan dana penyaluran dana alokasi umum (DAU0 oleh pusat.

Demikian disampaikan oleh Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau Jum'at (2/8).  "DPRD terpaksa merasionalisasikan sejumlah kegiatan di RAPBD. Pasalnya penundaan pembayaran DAU bagi daerah, berpengaruh pada ratio anggaran di RAPBD Perubahan,'ujarnya.

[PDIP Riau Masih Galau Calonkan Firdaus Untuk Pilwako Pekanbaru]

Langkah awal rasionalisasi katanya, Banggar DPRD Riau akan menyisisir program dan kegiatan di RAPBD Perubahan. Jika sebuah kegiatan bukan kewenangan provinsi, maka Banggar tidak akan membahasnya.

Selanjutnya bagi kegiatan yang masih menjadi perdebatan dan berpolemik, maka Banggar akan menghapuskannya. Juga, bagi SKPD yang tidak bisa melaksanakan kegiatan, maka akan dipangkas kegiatannya karena tidak akan terlaksana dengan baik.

[Anda Pengguna Kartu Kredit Mandiri? Nikmati Promo Cashback Menariknya]

"Kita dapat memahami kondisi keuangan negara saat ini yang memperihatinkan dan dewan bisa menerima keputusan itu. Harapan kita supaya penundaan ini tidak mengganggu RAPBD Perubahan tahun 2016," jelasnya.

Seperti yang diketahui , Kementerian Keuangan RI menunda penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun ini sebesar Rp19,4 triliun, untuk 169 pemerintah daerah termasuk dau Provinsi Riau. Kebijakan ini dalam rangka penyesuaian porsi belanja negara pada paruh kedua tahun ini.(iko/R24)
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru