riau24 Urus E-KTP, Kakek Tempuh Puluhan Kilometer | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Nasional

Urus E-KTP, Kakek Tempuh Puluhan Kilometer

1
Urus E-KTP, Kakek Tempuh Puluhan Kilometer
Berita Riau -  Urus E-KTP, Kakek Tempuh Puluhan Kilometer

Riau24.com - BELAKANGAN ini, warga di hampir seluruh daerah, berbondong-bondong melakukan perekaman untuk pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Salah satunya Herman (61), ikut mengurus e-KTP yang akan digunakannya untuk mencari pekerjaan.

“Mau makan apa kalau tidak kerja’, demikian sepenggal jawabannya mengapa ia nekat antri berjam-jam lamanya untuk mengurus e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sorong.

[Istri Suka Bagian Bawah, Suami Maunya Tengah, Berakhir Cerai]
 

Itulah sebabnya Herman (61) rela menempuh jarak melalui laut ke Kota Sorong, Papua Barat.

DI ANTARA ratusan warga yang berbondong-bondong mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sorong, Kamis (1/9) lalu, ‘terselip’ seseorang yang lain dari yang lain.

Ya, itulah Herman, warga Pahlawan Kota Sorong yang lama bermukim di Seget. Ia rela antri berjam-jam lamanya untuk mengurus e-KTP dan Kartu Keluarga (KK), bukti identitas diri sebagai warga warga negara Indonesia.

[Cerai, Dewi Rezer Ingin Berteman Baik dengan Marcellino]
 

Bukannya ia tidak memiliki identitas diri, ia memiliki KTP, namun KTP lamanya yang biasa, sudah kadaluarsa, lewat masa berlakunya.

Di usianya yang sudah lebih dari setengah abad, pria paruh baya ini sedianya tidak lagi berada di Kantor Capil, bahkan jauh-jauh datang untuk mengurus e-KTP dan Kartu Keluarga, yang merupakan bukti identitas diri yang wajib dimiliki warga Negara Indonesia.

Ia antri untuk membuat e-KTP karena informasi yang ia peroleh KTP biasa atau yang lama sudah tidak akan berlaku lagi dalam pengurusan apapun terkait identitas diri.

[Kota Banjarbaru, Pelanggan PSK Mencapai 60 Ribu Orang]
 

Mengenakan topi serta berkacamata, stelannya menarik perhatian saya, apalagi dari raut wajahnya yang lesu dengan gurat-gurat keriput menandakan ketuaan, ia lain dari sebagian besar warga yang antri siang itu.

Cuaca panas plus padatnya warga yang antri mengakibatkan ruang gerak terbatas, keringat bercucuran, namun itu harus dilakoni agar bisa dilayani petugas Disdukcapil Kota Sorong.

Opa Herman, demikian pria paruh baya yang lahir di Flores Ende 3 Maret 1955, akrab disapa. Terkejut!!!, ya, itulah reaksi saya saat mengetahui ternyata ia datang dari Seget Kabupaten Sorong, yang lokasinya puluhan kilometer dari Kota Sorong.

[Anak dan Remaja Unduh 25 Ribu Konten Porno Setiap Hari]
 

Lebih terkejut lagi saat mengetahui jika ia mengaku datang sendiri ke Kota Sorong ini dari Seget.

“Saya sebenarnya warga di Pahlawan sana, tapi sekarang di Seget, mau cari kerja disana. Saya sendiri ke sini. Saya belum menikah makanya sendiri. Urus Kartu Keluarga dulu baru e-KTP,” ujar Opa Herman.

Mengingat selama ini ia hidup sebatang kara, mau tak mau ia yang harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. E-KTP yang diurusnya pun akan digunakannya untuk mencari pekerjaan.

[Mendikbud Jadi yang Pertama Setor LHKPN ke KPK]
 

“Kalau bukan untuk cari kerja, tidak mungkin saya rela jauh-jauh kesini dan ikutan antre panjang. Saya dapat kabar katanya KTP biasa nanti sudah tidak berlaku lagi,” katanya sembari memperbaiki posisi kaca matanya

Kendati sudah terbilang renta, namun tak ada perlakuan istimewa yang didapatnya dari Kantor Disdukcapil Kota Sorong. Ia tetap harus antri dan berdesak-desakan seperti warga lainnya.

Pria paruh baya ini yang di usia tuanya rela berdesak-desakan, padahal seharusnya ia duduk santai di rumah menikmati masa tuanya,.

“Mau makan apa kalau tidak bekerja. Selagi saya masih bisa bergerak, maka saya akan manfaatkan anugerah Tuhan ini. Lagian mau harap siapa karena tidak ada keluargaku,” ujarnya sambil tersenyum.

[Diminta Bilang Maaf Ke Ayu Ting Ting, Jessica : Udah Dewasa, Santai Aja]
 

Opa Herman mengaku sebelumnya kerja di proyek, namun sudah selesai. “Kemarin sempat kerja tapi di proyek. Sudah selesai, makanya saya buat e-KTP untuk cari kerja lagi karena kalau pakai KTP lama takut tidak diterima,” imbuhnya.


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 21 November 2017 19:16 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/JEXULa0.jpg Nama :
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru