riau24 Terkait Polisi yang Kongkow Bareng Bos Sawit di Riau, Kompolnas Minta Propam Usut Hingga Tuntas | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Foto Heboh Perwira Polisi

Terkait Polisi yang Kongkow Bareng Bos Sawit di Riau, Kompolnas Minta Propam Usut Hingga Tuntas

0
Terkait Polisi yang Kongkow Bareng Bos Sawit di Riau, Kompolnas Minta Propam Usut Hingga Tuntas
Berita Riau -  Terkait Polisi yang Kongkow Bareng Bos Sawit di Riau, Kompolnas Minta Propam Usut Hingga Tuntas
Pekanbaru, Riau24.com - Sebuah foto beberapa perwira polisi 'kongkow' bareng dengan bos perusahaan sawit beredar luas di media sosial. Kompolnas mendesak agar pihak Propam Polri dan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri mengusut soal pertemuan tersebut.

Baca Juga :
Aktor Tampan Ini Pertimbangkan Main Film Baru

Komisioner Kompolnas Yotje Mende mengatakan, Propam dan Irwasum Polri harus turun tangan menyelidiki kapan pertemuan itu berlangsung. Jika pertemuan itu berlangsung di tengah maraknya kasus kebakaran hutan, maka hal itu dianggap tidak pantas. 

"Kalau memang itu gambar diambil dalam waktu yang sedang ributnya kebakaran hutan dan lahan ini, kalau menurut saya itu terlalu berlebihan. Tidak pantas. Jadi harus ada tindakan tegas dari internal Polri, baik Irwasum maupun Kapolri. Tetap harus melakukan investigasi internal dengan menurunkan Propam, karena ini melihat gambar yang sudah ada ini fakta riil, dan jadi bukti kita, maka sudah pantas propam yang turun," kata Yotje saat berbincang, Sabtu (3/9/2016).

Yotje menilai, pertemuan itu tidaklah pantas dan merupakan pelanggaran kode etik. Pasalnya, belakangan kasus kebakaran hutan dan lahan marak terjadi di Riau.

"Karena sudah jelas dugaan pelanggaran kode etik. Tapi kalau masuk ranah penyidikan di dalam, terkait pelanggaran etika dan disiplin, itu Propam yang turun. Jadi Propam segera terjun dan cek kapan gambar itu diambil, apa yang dilakukan dan apa yang dibicarakan," katanya.

Baca Juga :
Dimarahi Ibu Karena Masalah Sepele, Pemuda Ini Tega Tusuk Ibu Tirinya Berkali-Kali 

"Memang sudah ada yang bilang itu sebagai foto yang biasa. Tapi kalau menurut saya, seharusnya mereka bisa memposisikan bagaimana situasi di masyarakat sekarang ini, karena sedang bergejolak. Saya tidak menyalahkan pihak manapun, tapi mari kita laksanakan proses dengan melakukan investigasi. Dan kalau memang terjadi pelanggaran atau kesalahan atau kelalaian, harus ditindak tegas," tambah Yotje yang pernah menjabat sebagai Kapolda Papua dan Kepulauan Riau ini.

Kasus kebakaran hutan dan lahan di Riau ini masuk dalam penyelidikan Polri. Namun banyak juga kasusnya yang kemudian di berhentikan penyidikanya (SP3) oleh Polda Riau.

"Apakah ada kaitan dengan perkara ini? Mengapa mereka melakukan pertemuan? Kita lihat, apakah foto itu diambil sebelum atau sesudah SP3? Atau dalam waktu yang tidak terlalu lama di situasi sekarang ini? Maka itu harus dilakukan investuigasi," kata Yotje.



R24/dev 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru