riau24 Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Handphone Ilegal Senilai Rp6 Miliar | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Handphone Ilegal Senilai Rp6 Miliar

1
Berita Riau -  Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Handphone Ilegal Senilai Rp6 Miliar
Pekanbaru, Riau24.com- Direktorat Kepolisian Air, Kepolisian Daerah Riau menggagalkan penyelundupan handphone ilegal senilai Rp6 miliar. Polisi berhasil menyita sebanyak 13.114 unit berbagai merek tanpa dokumen resmi. Bersama barang bukti, polisi turut mengamankan tersangka warga Dumai, inisial S sebagai pemilik barang ilegal.
 
"Satu tersangka dan barang bukti telah kami amankan," kata Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigadir Jenderal Supriyanto, Sabtu, 3 September 2016.
 
Supriyanto menjelaskan, terbongkarnya kasus tersebut berkat informasi yang diterima oleh Subdit Penegak Hukum Ditpol Air menyebutkan adanya sebuah kapal kayu dari Batam, Kepulauan Riau. "Kapal itu masuk melewati jalur tikus," kata Supriyanto.
 
Menurut Supriyanto, kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis. Namun saat didatangai polisi muatan kapal sudah kosong. Tidak lama kemudian, polisi melihat sebuah mobil box melintas dari arah pelabuhan menuju sebuah perkampungan.
 
Polisi yang curiga dengan muatan mobil tersebut kemudian membuntuti dari belakang. Setibanya di satu kampung yang tidak jauh dari pelabuhan itu. Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan puluhan kardus berisi handphone ilegal asal China. Rencananya barang tersebut akan dibawa menuju Pekanbaru, Riau.
 
Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi mencatat 6 jenis merk handphone yang masih baru dan utuh lengkap dengan kotaknya. Adapun jenis handphone yang diamankan polisi seperti Merk Apple jenis IPhone sebantak 2.638 unit, kemudian Samsung Galaxy jenis android sebanyak 80 unit, Samsung jenis Tab berjumlah 5 unit, Xiaomi jenis android 9.960 unit dan Acer jenis android sebanyak 434 unit.
 
"kami turut melibatkan ketua RT setempat untuk menyaksikan penggeledahan itu," kata SUpriyanto.
 
Selain berbagai jenis handphone, polisi juga menemukan sembilan kardus aksesoris handphone seperti anti gores, kotak dan sarung handphone. Pemilik barang berinisial S berhasil diamankan polisi, saat dimintai keterangan, pelaku tidak bisa menunjukkan dokumen resmi.
 
"Barang itu masuk tanpa pajak, kerugian negara ditaksir mencapai Rp3 miliar," jelas Supriyanto.
 
Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Kantor Dit Polair, Rumbai, Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya kata Supriyanto, tersangka S terancam dijerat pasal penyelundupan dengan hukuman di atas 5 tahun penjara.
 
R24/adi/yan
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 17 Oktober 2017 09:58 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/nLBSKDf.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru