riau24 DPRD Riau Akan Cabut izin Perusahaan APSL, Jika Terbukti Mengasut Masyarakat Dalam Penahan 7 orang Pegawai KLKH | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

DPRD Riau Akan Cabut izin Perusahaan APSL, Jika Terbukti Mengasut Masyarakat Dalam Penahan 7 orang Pegawai KLKH

0
Berita Riau -  DPRD Riau Akan Cabut izin Perusahaan APSL, Jika Terbukti Mengasut Masyarakat Dalam Penahan 7 orang Pegawai KLKH
Pekanbaru,Riau24.com - Jika terbukti perusahaan perusahaan  PT Andika Permata  Sawit lestari (APSL) yang mendalangi masyarakat untuk menahan 7 pegawai  kementrian lingungan hidup dan kehutanan (KLKH) di Rokan Hulu, maka DPRD Riau sepakat akan mencabut izin perusahaan tersebut.

"ini masih simpang siur, siapa yang menyandera jika masyarakat yang melakukan sangat kita sayangkan.Namun jika perusahaan yang mendalangi untuk mengerakkan masyarakkat maka kita akan proses kapan perlu kita cabut izinnya, yang tentunya nanti tergantung dari kementrian seperti apa faktanya dilapangan,"kata Novrialdi Jusman Wakil Ketua DPRD Riau Senin (5/9).

Saat ini katanya, DPRD Riau masih mencari kebenaran itu. Namun jika terbukti bahwa perusahaan yang mendalangi hal ini DPRD sangat mengecam dan diharapkan bisa di proses secara hukum.

"Ada 6 juta masyarakat Riau yang terpapar karena asap. apabila benar perusahaan itu yang mendalangi segera diproses,'pungkasnya.

Ia juga itu juga menghimbau kepada pengusaha, silahkan berusaha di Riau ini, tapi harus jaga etika dan sopan santun dan jangan manfaatkan hal negatif pada masyarakat untuk kepentingan pengusaha.

Sementara itu hal yang sama juga dikatakan oleh Sekertaris Komisi D DPRD Riau Asri Auzar yang meminta Kapolda Riau untuk mengusut tuntas atas kasus penyanderaan ini. Sebab menurutnya penyanderaan yang dilakukan oleh perusahaan melibatkan masyarakat merendah wibawa negara.

"yang turun itu aparatur negara, kalau sampai dihadang atas nama rakyat dan masyarakat siapapun perusahaannya  Pihak terkait segera mengusut perusahaan ini, apakah mereka mempunyai izin, melaksanakan dan mengerjakan lahan, yang mereka bakar itu, atau tidak, kapan perlu dipangil,"paparnya.

Seperti diketahui, saat ini 7 tim KLKH yang terdiri dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Polisi Kehutanan (Polhut) sudah dibebaskan dengan cara negosiasi yang panjang pada hari Sabtu kemarin. (iko/R24).
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam