riau24 Ombudsman RI: Perlu Dideteksi Dalang Dibalik Karhutla, Bukan Sekedar Petani Biasa | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pekanbaru

Ombudsman RI: Perlu Dideteksi Dalang Dibalik Karhutla, Bukan Sekedar Petani Biasa

0
Berita Riau -  Ombudsman RI: Perlu Dideteksi Dalang Dibalik Karhutla, Bukan Sekedar Petani Biasa

Pekanbaru, Riau24.com- Ombudsman RI menilai perlunya pendeteksian lebih jauh terkait kebakaran hutan dan lahan, sebab menurutnya, pembakaran lahan bukan sekedar ulah petani biasa.

"Pembakarnya itu harus dideteksi lebih jauh, siapa sebetulnya dibalik pembakaran lahan ini. Kami yakin bukan sekedar petani biasa," tutur Laode Ida selaku Komisioner Ombudsman RI, Senin (5/9/16)

Ia meminta diberikan kesamaan hak bagi petani biasa dan pengusaha dimeja hukum dalam sanksi pembakaran hutan dan lahan, karena sejauh ini telah puluhan petani yang diadili, namun tak sebanding bila disandingkan dengan pengusaha sebuah perusahaan.

"Sudah 40 petani yang diadili sejauh ini. Sedangkan perusahaan 15nya diberikan SP3. Seharusnya ketika hukum ditegakkan kepada petani biasa, perusahaan juga harus menerima ganjaran sesuai dengan tindakan yang telah diperbuatnya," imbuh Laode.

Oleh sebab itu, dikatakan Laode, pihaknya kembali akan melakukan pengawasan dan mempelajari SP3 yang diberikan Polisi Daerah (Polda) Riau kepada 15 perusahaan.

Adapun 15 perusahaan dimaksud adalah PT Bina Duta Laksamana (HTI), PT Perawang Sukses Perkasa Indonesia (HTI), PT Ruas Utama Jaya (HTI), PT Suntara Gajah Pati (HTI), PT Dexter Perkasa Industri (HTI), PT Siak Raya Timber (HTI), PT Sumatera Riang Lestari (HTI) dan PT Bukit Raya Pelalawan (HTI).

Selanjutnya PT Hutani Sola Lestari (HTI), KUD Bina Jaya Langgam (HTI), PT Rimba Lazuardi (HTI), PT Parawira (Perkebunan), PT Alam Sari Lestari (Perkebunan), PT PAN United (HTI) dan PT Riau Jaya Utama (Perkebunan).

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru