riau24 Jonli Berang Kalbar Kritisi Raperda SOTK Riau | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pekanbaru

Jonli Berang Kalbar Kritisi Raperda SOTK Riau

0
Berita Riau -  Jonli Berang Kalbar Kritisi Raperda SOTK Riau

Pekanbaru, Riau24.com- Kepala Biro Ortal berang saat Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Barat (Kalbar) Abdul Manaf Mustafa mengkritisi salah satu isi pokok Raperda Riau.

"Kita tidak mungkin melawan pemerintah kan, hal ini sudah di bicarakan sebelumnya di Jakarta dan langsung dengan Gubernur Kalimantan Barat. Bapak kesini jangan mengomentari kami, kalau kami kesana (red, Kalbar) baru bapak komentari, sekali lagi saya minta maaf," berang Jonli, Selasa (6/9/16).

Tanggapan Jonli disebabkan kritisi mengenai penggabungan Dinas Perternakan dengan Pertanian yang disampaikan Abdul Manaf Mustafa bahwa penggabungan tersebut adalah sebuah kesalahan dan melanggar Undang-Undang.

Pasalnya, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari kedua dinas ini sangat berbeda, sehingga rawan dan berdampak terhadap kepentingan masyarakat banyak.

Sebelumnya, dijelaskan Jonli, Pemerintah Riau dalam beberapa tahun belakangan sudah melakukan perampingan jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan menggabungkannya. Penggabungan ini kata Jonli, sebagai bentuk Penataan Organisasi Perangkat Daerah yang rasional, proporsional, efektif, dan efisien.

Salah satunya menggabungkan Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian menjadi Dinas Pertanian dan Peternakan. Tak hanya itu, Pemprov Riau juga membentuk Badan Pengelola Aset dan keuangan Daerah (BPKAD) yang merupakan gabungan dari Biro Perlengkapan dan Biro Keuangan.

Hal ini sesuai dengan PP 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah. Peraturan Pemerintah ini merupakan aturan yang mengatur tentang SOTK yang efisien dan efektif. Hal ini membuat Pemerintah Daerah harus melakukan perampingan sejumlah SKPD.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru