riau24 Mengamuk di Tahanan, Kepala Dibentur-benturkan ke Tembok Hingga Tewas | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Kriminal

Mengamuk di Tahanan, Kepala Dibentur-benturkan ke Tembok Hingga Tewas

1
Mengamuk di Tahanan, Kepala Dibentur-benturkan ke Tembok Hingga Tewas
Berita Riau -  Mengamuk di Tahanan, Kepala Dibentur-benturkan ke Tembok Hingga Tewas

PANGANDARAN, Riau24.com – Pria muda tanpa identitas, usia sekitar 26 tahun, tewas setelah sempat dihajar massa.

Dia diduga akan mencuri sepeda motor di kawasan Pamugaran, Pangandaran, tapi keburu kepergok warga.

Kanit Reskrim Polsek Sidamulih Aiptu Sardi mengatakan, pelaku diamankan, Minggu malam (4/9) sekitar pukul 21.00.

Dijelaskannya, pelaku akan mencuri sebuah motor milik wisatawan yang terparkir di pinggir jalan.

[Guru Seni " Garap" Siswi, Ngakunya Suka sama Suka]
 

"Pemilik motor curiga melihat gerak gerik korban yang sedang mengutak-atik kunci motor yang masih menempel," ungkapnya.

Kemudian, pelaku ditegur warga sekitar dan menyuruhnya pergi menjauh dari lokasi tersebut.

Namun tidak lama kemudian, korban ditemukan sudah dikeroyok puluhan warga di tempat yang berbeda, tepatnya di depan Perumahan Cikembulan.

[Pelototi Parkiran Siang Malam Demi Nyuri Helm]
 

"Diduga korban hendak melakukan pencurian lagi di rumah warga. Korban lalu lalu dibawa ke Mapolsek Sidamulih," ujarnya.

Di dalam tahanan, lanjutnya, korban sering mengamuk dan membentur-benturkan kepalanya ke tembok. "Korban bahkan mencoba kabur dengan menjebol plafon," tuturnya.

Menurut Sardi, luka akibat pengeroyokan tidak parah. "Pagi hari dia masih terlihat sehat-sehat saja. Namun sekitar pukul 10.00 mengalami kejang-kejang, kemudian kita bawa ke puskesmas, namun siang hari kami mendapat kabar pelaku meninggal," ujarnya.

Saat diintograsi sebelumnya, kata dia, pelaku mengaku dari Palembang.

[Gaga-gara Uang Rp 350 Ribu, Kekasih Gelap Dibunuh]
 

Menurut salah seorang petugas medis, dari hasil pemeriksaan, jasad pria bertato tersebut terdapat luka lecet di bagian leher dan punggung.

"Korban dibawa ke puskesmas sudah dalam kondisi koma dengan mulut berbusa," tutur dr Arief.

Atas kesepakatan antara Polsek Sidamulih dan pemerintah Desa Cikembulan, korban akan dimakankan dipemakaman umum Desa Sidamulih.


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 17 Oktober 2017 09:56 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/nLBSKDf.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru