riau24 Beredar Video Inspeksi Medadak Yang Dilakukan Oleh BRG Kepada Anak Perusahaaan RAPP | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Video

Beredar Video Inspeksi Medadak Yang Dilakukan Oleh BRG Kepada Anak Perusahaaan RAPP

1
Beredar Video Inspeksi Medadak Yang Dilakukan Oleh BRG Kepada Anak Perusahaaan RAPP
Berita Riau -  Beredar Video Inspeksi Medadak Yang Dilakukan Oleh BRG Kepada Anak Perusahaaan RAPP
Jakarta, Riau24.com - Anak perusahaan RAPP yang berada di Pulau Padang, Riau diadakan inpeksi mendadak oleh Badan Restorasi Gambut (BRG). Video sidak itu diunggah ke laman video berbagi YouTube.

"RAPP tidak kooperatif, kita akan buat laporan. Ada indikasi kuat tindakan ilegal," jelas Kepala BRG Nazir Foead pada Rabu (7/9/2016).

Baca Juga :
Kisruh Kebakaran Hutan di Riau, Kapolri Sambangi Kantor Kementerian LHK

Video itu sepanjang 3 menit 47 detik. Di video memang terpapar jelas, bagaimana Kepala BRG sempat dihadang petugas keamanan yang melarang masuk ke area. Petugas keamanan itu mengaku alumni bela negara Kopassus.

Akhirnya Tim BRG dan rombongan penduduk desa sekitar yang melapor, hanya berada di pinggir lahan, yang terlihat sudah lapang. Dalam video bisa disaksikan bagaimana kondisi di lapangan dan perlakuan yang diterima Kepala Badan Restorasi Gambut.

Berikut keterangan BRG dalam video yang diunggap pada (6/9):

Sahabat gambut, di hari terakhir kami melakukan "sidak" di Riau, di Pulau Padang, tepatnya di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, kami melakukan pengecekan lapangan secara langsung. Terutama dalam merespon laporan masyarakat setempat terkait masih adanya kegiatan perusahaan yang membuka lahan gambut dengan membangun sejumlah kanal-kanal. Terutama yang dilakukan oleh RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper).

Kepala BRG, Nazir Foead mengatakan, pihaknya akan melaporkan temuan-temuan hasil sidak sepanjang melakukan tugas koordinasi di beberapa wilayah Riau, termasuk yang ada di Pulau Padang kepada Presiden RI dan juga Menteri KLHK.
Jika ternyata ditemukan adanya pelanggaran melawan hukum lebih jauh dia akan menyarankan Gakum untuk segera turun dan melakukan wewenang yang diperlukan.



Pihak RAPP sudah mengeluarkan pernyataan tanggapan terkait video tersebut. Humas PT RAPP, Djarot Handoko mengatakan, sebagai perusahaan yang menjalankan usahanya di Indonesia, perusahaannya senantiasa patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dan selanjutnya, kami telah menerima masukan dari BRG perihal hasil dari kunjungan tersebut. Kami saat ini sedang melakukan koordinasi dan akan mendiskusikan hasil verifikasi kami dengan pihak BRG dalam hal pengelolaan lahan gambut. Rencananya besok kami akan berkoordinasi dengan BRG," kata Djarot. 

 




R24/dev

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 21 November 2017 19:16 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/JEXULa0.jpg Nama :
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru