riau24 Harga Cabe Melambung, Disperindag Sebut Pemprov Alergi Bahas Cabe Impor | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pekanbaru

Harga Cabe Melambung, Disperindag Sebut Pemprov Alergi Bahas Cabe Impor

0
Berita Riau -  Harga Cabe Melambung, Disperindag Sebut Pemprov Alergi Bahas Cabe Impor

Pekanbaru, Riau24.com- Melambungnya harga cabe merah hingga mencapai harga Rp70 ribu per kilogram, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman heran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau alergi jika membahas masalah cabe impor.


Menurut Irba, solusi untuk mengatasi melambungnya harga cabe ini adalah dengan melakukan impor dari negara ASEAN penghasil cabe dan sudah memiliki komitmen untuk kerjasama pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).


"Saya sudah prediksi pasti akan terjadi hal seperti ini. Seharusnya dari H-10 idul Adha itu sudah ada kebijakan terkait dibukanya kran impor ini. Dan memang kebijakan seperti ini harus dari pusat. Tapi provinsi mempunyai hak untuk mengusulkan hal tersebut ke pusat. Ini tidak, malah Pemprov sangat alergi kalau membahas masalah impor, gak tahu kenapa," katanya.


Irba menuturkan, dengan adanya MEA, seharusnya Riau khususnya Pekanbaru sudah bisa memanfaatkan hal ini.


"Ini seharusnya harus kita manfaatkan, kita sudah MEA lho tapi kita gak memanfaatkan hal tersebut. Malah sekarang di Pemprov sibuk bahas masalah SOTK, padahal ada hal yang lebih urgent salah satunya masalah cabai ini," tuturnya.


Masalah yang terjadi saat ini, lanjutnya, adalah berkurangnya panen cabe di Berastagi, Sumatera Selatan. Selain itu juga karena terhambatnya pasokan.


"Semua daerah di Sumatera ini memerlukan bumbu masak ini, gimana gak naik harganya. Ditambah lagi para spekulan memanfaatkan momen Idul Adha sehingga masyarakat makin menjerit karena harga cabai melambung tinggi," tandasnya.


Irba mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan komunikasi dengan agen cabe di Berastagi untuk tidak mengurangi pasokan cabenya ke Pekanbaru.


"Itulah lagi cara kita, tapi semuanya kan kembali kepada mereka (agen cabe) mau atau tidaknya. Karena kan yang butuh cabe ini bukan hanya Pekanbaru saja," kata Irba.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru