riau24 Gubri: Perusahaan yang Beroperasi Di Riau Harus Lebih Kooperatif | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pekanbaru

Gubri: Perusahaan yang Beroperasi Di Riau Harus Lebih Kooperatif

0
Berita Riau -  Gubri: Perusahaan yang Beroperasi Di Riau Harus Lebih Kooperatif

Pekanbaru, Riau24.com- Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman berpesan kepada sektor swasta yang beroperasi di Provinsi Riau untuk lebih kooperatif yang dibuktikan dengan itikad baik mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah dalam menjalankan usahanya.

Pesan ini terkait dengan peristiwa penyanderaan 7 orang pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang tengah menjalankan tugas menyegel kawasan lahan/hutan yang terbakar di kawasan PT. APSL.

Selain itu peristiwa penghadangan Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead beserta rombongan yang dilakukan oleh pihak keamanan PT. RAPP di pulau Padang, Kepulauan Meranti.

"Untuk kedepan perusahaan-perusahaan mulai dari yang terbawah hingga pimpinannya harus lebih kooperatif. Saya pikir perlu juga dilakukan pembinaan-pembinaan, karena banyak cara yang bisa dilakukan untuk merubah sikap dalam meladeni tamu-tamu atau petugas yang datang ke daerah operasi," ujar Arsyadjuliandi Rachman, Jum'at (9/9/16).

Disampaikannya, persoalan penyanderaan 7 orang pegawai KLHK jika memang benar didalangi oleh pihak perusahaan akan dikenakan ganjaran sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau terbukti ada pihak perusahaan, tentu akan diproses sesuai denga aturan, tentu kita juga merujuk dari apa yang dihasilkan oleh kementerian pada hari ini," terang Andi Rachman, begitu sapaan akrabnya usai peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sendiri menyampaikan rasa prihatinnya atas peristiwa tersebut. Pihaknya akan mengikuti keputusan yang dikeluarkan oleh KLHK terkait persoalan ini. "Kita prihatin dengan kejadian itu tetapi kita tetap mendudukkan permasalahan itu pada posisi yang sebenarnya," sambungnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau untuk tenang dan bersabar karena KLHK dan pihak kepolisian beserta pemerintah kabupaten tengah menyelesaikan persoalan ini.

"Jadi sabarlah, mungkin tuntutan-tuntutan sudah disampaikan jadi itu akan dibicarakan lagi ditingkat yang lebih tinggi," pungkasnya.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru