riau24 Persoalan Tapal Batas, Jadikan Wilayah Kuansing Semakin Mengecil | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pemkab Kuansing

Persoalan Tapal Batas, Jadikan Wilayah Kuansing Semakin Mengecil

0
Persoalan Tapal Batas, Jadikan Wilayah Kuansing Semakin Mengecil
Berita Riau -  Persoalan Tapal Batas, Jadikan Wilayah Kuansing Semakin Mengecil

Kuansing, Riau24.com - Persoalan tapal batas memang telah menjadi polemik, sehingga sering terjadi tapal batas yang telah dibuat ternyata beralih dan bukan berada lagi di posisi semula.

Begitu juga yang terjadi di tapal batas Kuansing yang berada di Desa Ibul Kecamatan Pucuk Rantau Kuansing. Ternyata tapal batas sudah beralih seluas 1,2 km ke arah kuansing dan memperluas wilayah Sumatera Barat.

Hal ini diketahui pada hasil peninjauan tapal batas Kuansing Provinsi Riau dengan Sumatera Barat, yang berada di desa Ibul. Padahal tapal batas lama masih tetap ada dan ditambah pula dengan tapal batas baru.

"Kita saat ini sedang mengumpulkan data, karena tapal batas baru sudah ditanam," ungkap Plt Kadis Kehutanan kuansing, Abriman, S. Hut ketika dihubungi Riau24.com diruang kerjanya.

Baca Juga :
Mau Beli iPhone 7 ? Baiknya Anda Berpikir Ulang 

Menurutnya, pergeseran tapal batas ke arah Kuansing ada yang 300 meter, 500 meter sampai 1,2 km yang berada di desa perhentian Sungkai dan Ibul.

Pergeseran tapal batas dilakukan oleh perusahaan seperti PT. SAK dan PT. Palma.
"Kalau PT. Sak bertambah lahannya sepanjang 500 meter ke arah Kuansing, sementara PT. Palma melakukan pergeseran seluas 350 meter," ujarnya.

Dua perusahaan yang melakukan penambahan lahan ke Kuansing, juga dilakukan oleh masyarakat. Sementara hutan lindung Bukit Betabuh seluas 45.000 hektar, diperkirakan juga hilang seluas 5.000 hektar bila dilihat dari peta. 




R24/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru