riau24 Status Darurat, Rabies Serang Ratusan Warga | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Virus Rabies

Status Darurat, Rabies Serang Ratusan Warga

2
Status Darurat, Rabies Serang Ratusan Warga
Berita Riau -  Status Darurat, Rabies Serang Ratusan Warga

PONTIANAK, Riau24.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih menunggu kebijakan kabupaten yang tertular atau tersebar virus anjing gila (rabies). Kabupaten yang terjangkit segera mengubah status kejadian luar biasa (KLB) menjadi statusnya tanggap darurat KLB Rabies.

“Ada delapan daerah (kabupaten). Kita masih menunggu revisi Surat Keputusan Bupati tentang KLB. Sesuai hasil Rakor (rapat koordinasi) beberap waktu lalu, agar merevisi menjadi statusnya tanggap darurat KLB rabies,” kata Manaf Mustafa, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, Senin (12/9).

[Waspada, Virus Rabies Sudah Menyebar ke 10 Kecamatan]
 

Manaf menjelaskan, adanya surat keputusan (SK) tersebut, mempermudah penggunaan dana tanggap daruat di masing-masing daerah dalam menanggulangi virus rabies.

“Minimal ada dua daerah tanggap darurat KLB, baru Pemprov bisa menetapkan tanggap darurat KLB tingkat provinsi,” ujar Manaf.

Hingga saat ini sudah 921 warga tertular virus rabies di Kalbar. Mereka yang sudah disuntik vaksin anti rabies (VAR) baru 704 warga. Masih 217 warga yang menunggu VAR. “Yang bertambah signifikan itu di Sanggau,” tegas Manaf.

[Ternyata Ayu Ting Ting Kesal Kalau diginiin]
 

Pemerintah pusat sudah mengirim tim dan membaginya di beberapa wilayah. Di antaranya di Sanggau, Landak dan Sekadau untuk membantu menanggulangi rabies.

Kerja tim dari pusat berjalan baik. Hasil vaksinasi yang dilakukan tim tersebut sangat membantu. Sudah 7.412 ekor anjing yang telah divaksin.

“Sementara manusia yang diberikan VAR oleh tim dari pusat sudah 31 orang. Vaksin itu sangat membatu dan kita gencar menanggulangi rabies ini,” ucap Manaf.


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Rudi
Rabu, 14 September 2016 14:42 wib
ini virus mematikan
Adnan
Rabu, 14 September 2016 14:42 wib
tolong donk pemerintah pusat
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru