riau24 Minum Air Sungai Tiap Tahun, Dimana Pemerintah Daerahnya Ya.... | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Nasional

Minum Air Sungai Tiap Tahun, Dimana Pemerintah Daerahnya Ya....

1
Minum Air Sungai Tiap Tahun, Dimana Pemerintah Daerahnya Ya....
Berita Riau -  Minum Air Sungai Tiap Tahun, Dimana Pemerintah Daerahnya Ya....

KUALA PEMBUANG, Riau24.com - Musim kemarau seperti saat ini mendatangkan kekhawatiran bagi masyarakat yang tinggal di Desa Muara Dua Kecamatan Seruyan Hulir, Kalimantan Tengah.

Hingga saat ini, mereka sudah merasakan kesulitan mencari air bersih untuk dikonsumsi sehari-hari. Salah satu warga Desa Muara Dua Anang mengatakan, saat ini mereka harus membeli air bersih ke Kota Kuala Pembuang.

"Biasanya kita memanfaatkan air sumur dan air hujan untuk kebutuhan air bersih, karena kemarau kami saat ini kesulitan," ujarnya di laman Radar Sampit, Selasa (13/9) kemarin.

[Gila, Ternyata Dalang Pembakaran Hutan Itu....]
 

Anang menjelaskan, untuk memperoleh air bersih layak konsumsi, biasanya ada beberapa warga titip kepada pemilik kelotok yang akan menuju Kuala Pembuang. Ada juga sebagian warga yang terpaksa mengonsumsi air sungai dengan cara memasak airnya terlebih dahulu.

"Kami berharap pemerintah daerah untuk memerhatikan masalah ini karena kami setiap tahun kesulitan air bersih," ucapnya.

Selain itu, warga transmigrasi unit V Kecamatan Seruyan Hilir juga saat ini kesulitan air bersih. Apalagi, saat ini bangunan pengolahan air bersih di tempat itu tidak berfungsi karena tidak ada petugas yang mengurusinya.

"Di tempat kmi ada tempat pengolahan air bersih namun tidak berfungsi," ucap Yudi, salah seorang warga tramsmigrasi unit V.


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Bangun
Rabu, 14 September 2016 14:44 wib
pemerintah bangun donk, itu manusia lo
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru