riau24 Lawan Arus, Bayi Berusia 2 Bulan Tewas Mengenaskan | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Tabrakan Maut

Lawan Arus, Bayi Berusia 2 Bulan Tewas Mengenaskan

0
Jasad Bayi Hafiz Saat Berada di Rumah Sakit
Berita Riau -  Lawan Arus, Bayi Berusia 2 Bulan Tewas Mengenaskan
Rohul, Riau24.com - Kecelakaan tragis kembali terjadi di Rohul. Kali ini seorang bayi berusia 2 bulan asal Janji Raja Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba, Hafis, tewas di lokasi kejadian.


Baca Juga :
Status Darurat, Rabies Serang Ratusan Warga


Tabrakan ini terjadi setelah sepeda motor Satria FU yang dikendarai pamannya menubruk mobil pick up L300 di Jalan Syekh Ismail Pasir Pangaraian, Selasa (13/9/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.
 

Tabrukan maut antara Suzuki Satria FU tanpa nomor polisi (Nopol) dengan mobil pick up Mitsubishi L300 BM 8709 ME milik salah seorang toko bangunan di Pasir Pangaraian ini terjadi tidak jauh dari bekas Kantor KPAID Rohul.

Selain menewaskan bayi malang tersebut, pengendara Satria FU yang belakangan diketahui bernama Anwar (25) dan ibu si bayi Fitri (19) juga turut mengalami luka berat.
Bahkan dari informasi yang berhasil dihimpun tim Riau24.com, korban Anwar mengalami luka parah sehingga harus dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru.

Bahkan ada informasi, saat kecelakaan antara sepeda motor satria FU menubruk mobil pick up terdengar suara dentuman keras yang mengakibatkan bagian kaca mobil pecah berserakan.
Saat itulah Hafiz, bayi malang yang masih berusia 2 bulan terpental karena lepas dari gendongan sang ibu.
Hal ini terlihat di sejumlah tubuh Hafiz terdapat luka-luka yang diduga akibat terhempas dengan benda keras.

Diakui Yeni warga sekitar TKP mengatakan dari kabar yang didengarnya, saat itu korban berencana ke rumah saudaranya di daerah Kubu Manggis.
Saat itu, sepeda motor dikendarai korban Anwar datang dari arah Simpang Tangun melawan arus di Jalan Syekh Ismail lalu menikung tajam. Dekat tikungan arah berlawanan, datang pick up L300 dikemudikan Khairul Efendi (36) sehingga tabrakan keras tidak terhindarkan dan Satria FU rusak parah.

“Saat itu, kami melihat baju ibu si bayi sudah penuh darah. Kami tidak berani mendekat, dan korban sempat di tolong abang ipar saya Ibur, bersama warga lain termasuk supir mobil pick up juga korban bayi dan ibunya,” ungkap Yeni, dan menyatakan ketiga korban akhirnya dibawa ke RSUD Pasir Pangaraian berkat pertolongan masyarakat.


Baca Juga :
Wow, 3 Bank Raksasa Gelontorkan Rp 12 Triliun untuk PLN

Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polres Rohul AKP Amru Hutauruk melalui Kanit Laka IPTU Rudi Sudaryono mengaku,  supir mobil L300 Khairul Efendi sudah dipanggil lalu dimintai keterangannya. 

IPTU Rudi saat dikonfirmasi mengatakan kecelakaan berawal saat Satria FU dikendarai Anwar bergerak di jalur sebelah kanan dari arah Simpang Tangun atau melawan arus. Disaat bersamaan, dari arah RSUD Pasir Pangaraian datang mobil L300, dan tabrakan tidak terhindarkan lagi. 

“Diduga, kecelakaan terjadi akibat pengendara sepeda motor tanpa Nopol bergerak di jalur yang salah, atau di jalan jalur dua (melawan arus) yang mengakibatkan terjadi tabrakan,” sebutnya.




R24/ags 

 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru