riau24 Polda Riau Tetapkan Tersangka 2 Perusahaan Pembakar Lahan | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Kebakaran Hutan Dan Lahan

Polda Riau Tetapkan Tersangka 2 Perusahaan Pembakar Lahan

1
Ditektur Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Rivai Sinambela saat memberikan keyerangan pers terkait dua perusahaan tersangka pembakar lahan. (Foto: Nof)
Berita Riau -  Polda Riau Tetapkan Tersangka 2 Perusahaan Pembakar Lahan
Pekanbaru, Riau24.com - Kepolisian Daerah Riau bakal menetapkan dua perusahaan perkebunan kelapa sawit sebagai tersangka kasus pembakaran hutan dan lahan. Kedua perusahaan tersebut yakni PT Wahana Sawit Subur Indah di Siak dan PT Sontang Sawit Permai di Rokan Hulu.
 
"Tahap penyelidikan dua perusahaan tersebut telah ditingkatkan menjadi penyidikan, dalam pekan ini kami bakal tetapkan korporasi sebagai tersangka," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Riau Komisaris Besar Rivai Sinambela, Rabu, 14 September 2016.
 
Polisi turut menetapkan tersangka Direktur Utama PT Wahana Sawit Subur, inisial OA sebagai orang yang bertanggung jawab atas kebakaran lahan dikonesinya pada tahun 2015 lalu. 
 
Sedangkan untuk PT Sontang Sawit Permai di Rokan Hulu, polisi belum menetapkan status tersangka untuk perorangan dari petinggi perusahaan yang bertanggung jawab karena masih dalam tahap penyelidikan. "Untuk perorangannya masih dalam penyelidikan," katanya. 
 
Menurut Rivai, lahan konsesi PT Sontang Sawit Permai terbakar pada 24 Agustus 2016 lalu seluas 40 hektare. Perusahaan memiliki izin konsesi seluas 1500 hektare, sebanyak 460 hektare telah ditanamai kelapa sawit.
 
Rivai menjelaskan, terlihat jelas unsur kesengajaan membakar lahan di kedua perusahaan tersebut. Lahan sengaja dibakar untuk pembersihan agar dapat ditanami kelapa sawit. Adapun modus yang dilakukan perusahaan yakni lahan yang akan dibakar terlebih dulu sudah disteking atau dibatasi dengan kanal disekeliling lahan yang ditumbuhi semak belukar. 
 
"Kanal sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga api cukup membakar lahan yang sudah dibatasi oleh kanal tersebut," ujarnya. 
 
Selain itu, polisi juga melakukan penyelidikan kasus kebakaran lahan di PT Andika Permata Sawit Lestari. Namun dalam penyelidikannya, polisi justru tidak menemukan lahan terbakar di perusahaan tersebut. 
 
Menurut Rivai, kebakaran lahan di perkebunan kelapa sawit yang terjadi di Desa Bonai, Rokan Hulu dan Desa Siarang arang, Rokan Hilir merupakan lahan milik kelompok tani yang bermitra kepada PT Andika Permata Sawit Lesteri dengan pola bapak angkat (KKPA).
 
"Lahan yang terbakar milik kelompok tani yang bermitra dengan APSL, bukan lahan perusahaan," ucapnya. 
 
Rivai berjanji bakal menuntaskan perkara kebakaran lahan milik korporasi pada 2016 ini sampai ke meja hijau. "Saya tegaskan, Polda Riau tidak main-main menangani kebakaran lahan, tidak ada SP3 bagi kami," katanya. 


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 17 Oktober 2017 10:14 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/nLBSKDf.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru