riau24 Sekda Kota Pekanbaru Sebut Masalah Pasar Bukan Tupoksi Pemprov | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Pekanbaru

Sekda Kota Pekanbaru Sebut Masalah Pasar Bukan Tupoksi Pemprov

0
Berita Riau -  Sekda Kota Pekanbaru Sebut Masalah Pasar Bukan Tupoksi Pemprov

Pekanbaru, Riau24.com- Polemik bangunan Pasar Cik Puan seakan tak pernah tuntas hingga kini. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, M Noer mengatakan masalah pasar bukanlah tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari Pemerintah Provinsi, melainkan Pemerintah Kabupaten/Kota.


Noer menuturkan, masalah kepemilikan tanah yang saat ini diakui milik Pemprov Riau, sebaiknya dibentuk tim yang di dalamnya terdapat unsur Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru.


"Rumusan ini berlatar belakang berdasarkan kerjasama dengan pihak lain. Itu adalah hak provinsi yang dihibahkan kepada kita (Pemko). Kemudian untuk kerjasama dengan pihak ketiga, harus dari pemilik atau pemerintah setempat. Maka sementara kalau provinsi yang kita serahkan untuk kerjasama dengan pihak ketiga, itu juga tidak bisa terwujud, karena tidak tupoksi provinsi. Maka disini sangat diharapkan kerjasama antara Pemprov dan Pemko sehingga ini bisa dilaksanakan sesuai dengan harapan kita," jelasnya.


Noer juga mengungkapkan, Pemko Pekanbaru sangat ingin melanjutkan pembangunan dan pengelolaan Pasar Cik Puan.


"Kita sampaikan dari kemarin bahwa Pemko sangat ingin melanjutkan Pasar Cik Puan ini. Sudah berapa kali kita buat kajian dan segala macam, tetapi ini kan sangat erat kaitannya dengan Pemprov. Maka salah satu alternatif yang kita sampaikan bahwa kita bisa bekerjasama dengan provinsi," ungkapnya.


Tujuan kerjasama itu, lanjutnya, karena menyangkut pengakuan tentang status tanah Pasar Cik Puan.


"Kita mengatakan sebagian punya kita dan provinsi juga mengatakan demikian. Tapi masalah ini korbannya adalah masyarakat. Ketika provinai minta juga itu (tanah, red) diakui sebagai milik provinsi, boleh. Tapi diserahkan kepada kita pengelolaannya untuk ke masyarakat, karena juga nanti kalau tidak diserahkan kepada kita, tupoksi provinsi tidak ada tentang pasar," imbuhnya.


Ditanyai mengenai apa sebenarnya yang menjadi ganjalan dari polemik Pasar Cik Puan hingga kini, Noer menjawab karena belum adanya kesepakatan dari Pemprov Riau terkait pengelolaan pasar ini.


"Belum ada yes or no nya dari provinsi. Itu saja ganjalannya. Wacananya terus, tapi dari kemarin sampai hari ini belum. Hanya sebatas wacana. Ya kita secara face to face minta kepada kawan-kawan SKPD yang terkait, juga kepada Gubernur kita mohon agar ini disegerakan karena ini sangat berkaitan dengan kebutuhan masyarakat," harapnya.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru