riau24 Haji Tongsis dan Haji Demo, Aziz: Akibat longgarnya Pembinaan Daerah | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Pekanbaru

Haji Tongsis dan Haji Demo, Aziz: Akibat longgarnya Pembinaan Daerah

0
Berita Riau -  Haji Tongsis dan Haji Demo, Aziz: Akibat longgarnya Pembinaan Daerah

Pekanbaru, Riau24.com- Merebaknya fenomena 'haji tongsis' dan 'haji demo' pada saat menunaikan ibadah haji dikatakan Muhammad Aziz selaku Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Sebagai suatu tindakan yang menyalahi ketentuan dan niat dari berhaji.

"Jamaah yang melakukan hal itu berarti sudah menyalahi niat untul berhaji," ujar Muhammad Aziz saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (15/9/16).

Dikatakan Aziz, tindakan yang dilakukan oleh oknum ini berkaitan dengan pembinaan daerah yang terlalu longgar. "Orang yang melakukan itu saya rasa oknum dan bukan kelompok ya. Itu ada kaitannya dengan pembinaan di daerah yang terlalu longgar," sambung Aziz di Pekanbaru.

Sejauh ini, kata Aziz, ia belum menemukan adanya jamaah haji asal Riau yang memanfaatkan pelaksanaan ibadah haji sebagai ajang berfoto dan berdemo. "Tetapi kalau untuk Riau kita belum menemukan hal itu," tambah Aziz.

Menanggapi fenomena yang tengah terjadi, pihak Kementerian Agama Kanwil Pekanbaru akan melakukan evaluasi untuk pelaksanaan ibadah haji pada 1438 hijriah, tahun mendatang.

"Perpanjangan tangan Kemenag itu ada pada Kantor Urusan Agama (KUA), nanti kita akan panggil para KUA itu untuk menyampaikan hal tersebut ke jamaah," pungkas Aziz.

Sehingga ibadah haji yang merupakan salah satu rukun islam akan dilaksanakan secara fokus oleh jamaah. "Kita akan antisipasi. Sehingga jamah itu akan fokus pada mengerjakan rukun dan wajib haji," imbuh Aziz.

Sementara itu, Ketua MUI Riau, Nazir Karim mengatakan waktu yang tidak boleh dicederai saat melaksanakan ibadah haji yakni mulai tanggal 8 hingga 13 Dzulhijjah.

"Waktu-waktu itu sakral sekali. Nah itu jangan dianggap main-main, karena haji itu sesungguhnya upacara sakral, ibadah yang tidak boleh dicampuri aspek-aspek keduniawian yang sangat tinggi," ujar Nazir kepada Riau24.com, Kamis (15/9/2016).

Nazir mengawatirkan, oknum jamaah haji yang melakukan kedua istilah tersebut (haji tongsis dan haji demo) tidak dapat meresapi esensi dari pelaksanaan haji tersebut.

"Saya takutnya nanti jamaah haji ini tidak dapat merasakan makna-makna yang terkandung dalam pelaksanaan haji," tutupnya.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru