riau24 MUI Riau: Membakar Lahan Mudaratnya Besar Sekali | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Pekanbaru

MUI Riau: Membakar Lahan Mudaratnya Besar Sekali

0
Berita Riau -  MUI Riau: Membakar Lahan Mudaratnya Besar Sekali

Pekanbaru, Riau24.com- Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu telah mengeluarkan fatwa haram terhadap pembakaran hutan dan lahan.


Ketua MUI Riau, Nazir Karim saat dikonfirmasi mengatakan fatwa haram ini dikeluarkan karena besarnya dampak buruk dari pembakaran hutan dan lahan.


"Membakar hutan dan lahan itu memang haram hukumnya, karena mudaratnya besar sekali. Mudarat kepada manusia dan alam," katanya, Jumat (16/9/2016).


Nazir menuturkan, jika untuk perladangan dan tidak mendatangkan rusakan, membakar boleh dilakukan.


"Seperti orang-orang tua kita dulu, paling membakar hanya 1 hektar. Jadi asapnya tidak kemana-mana. Tapi kalau sekarang kan tidak seperti itu, habis semua hutan-hutan kita," imbuhnya.


Nazir mengharapkan kesadaran semua pihak terkait membakar hutan dan lahan ini. Terutama, kata dia, bagi perusahaan dan masyarakat yang dijadikan tameng oleh pihak perusahaan maupun masyarakat itu sendiri.


"Kepada aparat kita jugalah, penegakan hukumnya. Kita bersinergi," pungkasnya.


Diberitakan sebelumnya, penetapan fatwa haram pembakaran hutan ini dilakukan MUI bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di kantor Kementerian LHK.


"Fatwa ini akan membuat para ulama dan masyarakat yang tadinya tidak peduli, menjadi peduli dan ikut bertanggung jawab menghilangkan praktik pembakaran hutan dari daerah mereka," kata Hayu Prabowo, Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam MUI seperti dilansir bbccom.


Direktur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tachrir Fathoni berkata fatwa ini adalah pendekatan soft power kepada masyarakat jika mereka tak lagi gentar terhdap hukuman penjara.


“Hard power tetap harus dilakukan dengan menyeret mereka ke pengadilan, ke penegak hukum. Tetapi akan jauh lebih efektif kalau itu menjadi suatu perilaku, sikap, moral sehingga tumbuh kesadaran membakar itu adalah kejahatan, ini tidak baik, sehingga kemudian tidak lagi melalui hard power”, ujar Tachrir Fathoni.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru