riau24 Dunia Pendidikan Di Dumai Tak Berpihak Pada Orang Miskin dan Penyandang Disabilitas | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Penyandang Disabilitas

Dunia Pendidikan Di Dumai Tak Berpihak Pada Orang Miskin dan Penyandang Disabilitas

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Dunia Pendidikan Di Dumai Tak Berpihak Pada Orang Miskin dan Penyandang Disabilitas

Dumai, Riau24.com - Ironis dunia pendidikan di Kota Dumai yang tak pernah berpihak pada keluarga tak mampu terutama penyandang cacat untuk mengenyam bangku sekolahan lebih tinggi.

Diskriminasi pendidikan tersebut dialami oleh keluarga ketua Penyandang Cacat Kota Dumai Saiful Bakri. Anaknya terus menangis karena ditolak bersekolah di SMPN 1 Dumai Jalan Patimura  dan SMPN 14 Tanjung Palas. Padahal pihak kelurahan Dumai Kota telah berjanji membantu, namun tanpa ada realisasi.

"Ketika dihubungi lurah Dumai Kota tidak mengangkat, ketika disms tak dibalas. Saat ini anak saya tak diterima oleh SMPN 1, padahal saya berharap bisa sekolah ditempat negeri dengan pertimbangan biaya yang sedikit murah dibandingkan swasta. Saya sangat kecewa, sebab anak penyandang cacat selalu terdiskriminasi untuk mendapatkan pendidikan,"kata Saiful kepada wartawan, kemarin.

"Ini anak yatim, ibu nya sudah tak ada, tetapi untuk bersekolah saja sulit. Dimana lagi saya mau mengadu, sementara di kelurahan saja enggan memberikan pertolongan. Padahal saya tinggal di Jalan Teratai, Dumai Kota", ujarnya.

Saat ini Nurhayadi anaknya terus menangis karena tidak diterima di dua sekolah negeri yang berada dilingkungannya.

"Saya sangat kecewa dan berharap pemerintah menyikapi persoalan saya ini dan memberikan bantuan agar anak saya bisa sekolah," katanya lagi.

Kepala Dinas Sosial melalui Sekretaris Dameria SKM MSi telah mengirim surat ke kepala Sekolah SMPN 1 Dumai perihal mohon bantuan keringan biaya pendidikan sekolah.  Berdasarkan surat Keterangan Lurah Dumai Kota Nomor 442.5/53/SKT/CDK-DK/KESSOStertanggal 7 September 2016.

"Kendati telah memiliki surat dari Dinsos dan Kelurahan Dumai Kota agar anaknya Nurhayadi bisa bersekolah di SMPN 1 tetap saja ditolak. Sementara beberapa pekan lalu, ada yang masuk anak keluarga mampu langsung di terima di SMPN 1."tutur Saiful menambahkan.

 


R24/dik 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru