riau24 Wow, Omset Jualan Ikan Hias Rp 50 Juta per Bulan | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Bisnis Ikan Hias

Wow, Omset Jualan Ikan Hias Rp 50 Juta per Bulan

0
Wow, Omset Jualan Ikan Hias Rp 50 Juta per Bulan
Berita Riau -  Wow, Omset Jualan Ikan Hias Rp 50 Juta per Bulan

Riau24.com - Jalan menuju kesuksesan berbisnis tidak harus bermodal besar. Hamzan Mulyadi membuktikannya.

Dengan hanya berjualan ikan harga lima ribuan, ia bisa membeli tanah bernilai ratusan juta.

Badannya kurus, cenderung ceking.Tatapan matanya sayu. Seolah tak ada yang spesial dari sosok Hamzan Mulyadi, yang saat ditemui Lombok Post (Jawa Pos Group), hanya duduk di pojokan salah satu ruas jalan di Mataram, kemarin.

[Garuda Resmi Larang Penumpang Gunakan Samsum Galaxy Note 7]
 

Membawa sejumlah akuarium mini, plus ember dan ikan yang sudah ada dalam plastik, tak sepatah katapun keluar dari mulutnya. Dia hanya terdiam di pinggir jalan.

Namun tak lama, satu demi satu orang berdatangan. Mereka adalah pembeli setia ikan yang dijualnya. Ya, pria 30 tahun itu adalah penjual ikan hias.

Jalan Majapahit dan Udayana adalah dua kawasan tempatnya biasa mangkal. Dengan gayanya yang sangat biasa, ia tak ubahnya PKL lain yang sedang mencari peruntungan.

[Musim Haji, Telkomsel Kejatuhan Bulan]
 

Harga ikannya pun sangat murah. Hanya dengan Rp 5.000 saja, sebuah ikan jenis maskoki sudah bisa diperoleh pembeli.

Namun siapa sangka, dengan ikan berharga murah itu, ia bisa meraup omset hingga Rp 50 juta per bulan. Itulah yang membuat dia berani mempekerjakan dua karyawannya.

Dengan keuntungan bersih pada kisaran belasan juta, ia sebenarnya masuk kategori pengusaha muda yang sukses.

Memulai berjualan ikan sejak 2008, ia kini bisa membeli sejumlah kendaraan roda dua dan empat.

[Wow, 3 Bank Raksasa Gelontorkan Rp 12 Triliun untuk PLN]
 

Pria asli Yogyakarta itu juga sudah memiliki sejumlah aset tanah bernilai ratusan juta rupiah.

"Alhamdulillah, dari ikan yang sangat murah bisa hidup,” katanya terkekeh.

Baginya, ketekunan adalah kunci keberhasilan. Hanya berstatus lulusan SMA, Hamzan muda tak memiliki bekal apapun untuk memulai bisnis.

Jangankan modal, pengetahuan juga sangat minim. Bahkan nihil.

[Cadangan Devisa Meningkat, Biaya 8 Bulan Impor Masih Sanggup]
 

Namun berbekal tekad dan kemauan, ia meneguhkan hati. Mengirim ikan dari Tulungagung. Kala itu harus berhutang saat memulai bisnisnya.

Belajar otodidak, belajar dari kesalahan, belajar sambil langsung melakukannya adalah langkah yang dipilih.

Hasilnya? Jelas tak langsung sukses. Pernah satu waktu semua ikan kiriman mati. Itu karena hujan yang mengguyur sehingga membuat kandungan dalam air berubah.

Rugi, sudah tak terhitung. Namun ia menolak menyerah. Dia sejak awal yakin, bisnis ikan yang tak banyak digeluti orang prospeknya cerah. Jatuh bangun sudah dirasakan.

[Mendekati Idul Adha, Penjualan Perhiasan Menurun]
 

Mencari untung lebih, ia juga pernah mencoba langsung membudidayakan di Mataram.

Namun iklim yang tak cocok, kandungan air yang juga tak pas, membuatnya rugi besar.

Lagi-lagi itu bukan lantas membuatnya tutup buku dan menyerah. Ia terus bangkit setiap terjatuh.

Dengan semangat yang berlipat, ia mengambil pelajaran untuk tak diulangi lagi.

[Tidak Ada Pembeli, Harga Cengkih Merosot]
 

”Banyak kesialan dan cobaan, tapi saya pantang menyerah,” ujarnya memberikan tips.

Kini, dia makin mantap dengan bisnisnya. Siap mengembangkan sayap terus menancapkan kekuatan di pasar Mataram. Ia ingin semakin banyak omset yang diraih.


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru