riau24 PNS Nakal Masih Banyak | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

ASN

PNS Nakal Masih Banyak

0
PNS Nakal Masih Banyak
Berita Riau -  PNS Nakal Masih Banyak

KUALA KURUN, Riau24.com - Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek) sedang menangani 23 kasus yang membelit PNS nakal di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas).

Wakil Bupati Gumas Rony Karlos mengatakan, sebanyak 23 kasus itu terdiri dari beragam permasalahan. Salah satu yang cukup menonjol masalah kedisiplinan ASN, yakni absensi kepegawaian.

Namun sampai saat ini, putusan untuk ASN nakal belum final karena masih terus dilakukan evaluasi.

[SPP Naik Rp 50 Ribu, Ratusan Siswa Gelar Aksi Demo di Sekolahnya]
 

“Kita masih mengumpulkan data-data akurat. Perlu kehati-hatian dalam mengambil keputusan, karena ini menyangkut mata pencaharian seseorang,” ucap Rony dilansir laman Radar Sampit, Jumat (16/9).

Untuk menentukan sanksi bagi ASN yang tidak disiplin, pihaknya membutuhkan data-data yang valid, akurat dan tertulis. Melalui rapat tersebut, pihaknya mengumpulkan data-data yang dibutuhkan sebelum menjatuhkan sanksi.

”Rapat tadi bukan yang terakhir, karena masih akan ada rapat lebih lanjut untuk membahas kasus tersebut. Pasalnya, dalam menjatuhkan sanksi, masih mempertimbangkan hal-hal terkait mata pencaharian, dasar hukum, serta tahapan-tahapan yang harus dijalani,” terang Rony.

[Siap-siap, Jumlah PNS di Premprov Bakal Berkurang]
 

Secara keseluruhan, kata Rony, tingkat kedisiplinan ASN di lingkungan Pemkab Gumas masih cukup bagus. Dia pun berpesan kepada seluruh ASN dan tenaga honorer agar selalu bekerja sesuai aturan yang berlaku serta meningkatkan kedisiplinan.


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru