riau24 Dijanjikan Sekolah di Medan, Bocah Malang Ini Malah Diperbudak | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Penganiayaan Sadis

Dijanjikan Sekolah di Medan, Bocah Malang Ini Malah Diperbudak

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Dijanjikan Sekolah di Medan, Bocah Malang Ini Malah Diperbudak

Medan, Riau24.com - MD, bocah berusia 8 tahun yang disiksa dan disiram dengan air panas oleh orangtua angkatnya Suparto (39) dan Yasmin Laia (38) ternyata berasal dari Kota Nias.

Bocah malang itu sebelumnya dijanjikan akan disekolahkan di Medan oleh orangtua angkatnya yang keji itu.

"Sudah berapa lama korban di Medan, kami masih memeriksa para tersangka. Saat kami tanyakan, jawabannya tidak spesifik," kata Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Tri Setyadi A, Sabtu (17/9/2016).

Menurut Setyadi, sesampainya di Medan, korban malah diterlantarkan. Bahkan, korban diperbudak untuk melakukan pekerjaan bersih-bersih di rumah orangtua angkatnya itu.

"Selama di Medan, korban tidak disekolahkan sebagaimana janji awal. Korban dipekerjakan untuk bantu-bantu bersih rumah," kata Setyadi.

Guna mengetahui latar belakang MD, polisi berupaya keras mencari keberadaan orangtua korban. Sampai saat ini, polisi masih mencari tahu dimana alamat orangtua korban yang disebut tinggal di Kota Nias itu.

"Menurut informasinya, orangtua korban ada di Nias. Kami berupaya mencari orangtua korban ini," ungkapnya.

MD, bocah berusia 8 tahun kritis setelah disiksa orangtua angkatnya pada Jumat (16/9/2016) malam. Saat ini, kondisi siswa SD tersebut cukup memprihatinkan setelah tubuhnya disiram air panas.

Dari informasi di lapangan, peristiwa ini terungkap saat sejumlah tetangga korban yang tinggal di Jl Sidomulyo, Dusun VI A, Pasar 7 Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang mendengar adanya suara jeritan di dalam rumah. Saat dicek, warga kaget begitu menemukan korban dalam kondisi tidak mengenakan busana.

Pertama kali ditemukan, posisi korban tergeletak di samping tempat tidur dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Mendapati adanya aksi penyiksaan itu, warga langsung mengamankan korban.






R24/dev 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru