riau24 Sepanjang 2016, 93 Tersangka Pembakar Lahan, 2 Korporasi | Berita Riau
Jumat, 09 Desember 2016

Kebakaran Hutan Dan Lahan

Sepanjang 2016, 93 Tersangka Pembakar Lahan, 2 Korporasi

0
Ilustrasi (Internet)
Berita Riau -  Sepanjang 2016, 93 Tersangka Pembakar Lahan, 2 Korporasi
Pekanbaru, Riau24.com - Sepanjang tahun 2016 Satgas penegakan hukum menetapkan sejumlah tersangka pelaku pembakaran hutan dan lahan di Riau.
 
Kepolisian Daerah Riau mentersangkakan 91 orang  pembakar lahan dari perorangan. Sedangkan dua tersangka lainnya merupakan korporasi yakni PT Wahana Sawit Subur Indah di Siak dan PT Sontang Sawit Permai di Rokan Hulu.
 
"Para tersangka perorangan ditangani Polres setempat," kata Kepala Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau, Komisaris Besar Rivai Sinambela, Senin, 19 September 2016.
 
Rivai merincikan, kasus kebakaran lahan terbanyak di tangani Kepolisian Resor Dumai sebanyak 14 kasus dengan 14 tersangka, disusul Bengkalis 10 kasus dengan 15 tersangka, Lalu Rokan Hilir sebanyak 9 kasus dengan 12 tersangka. Polres Pelalawan menangani 10 kasus dengan 10 tersangka, Polres Siak menangani delapan tersangka, Polres Indragiri Hulu tujuh tersangka, Polres Kepulauan Meranti tujuh tersangka, Polresta Pekanbaru lima menangani lima tersangka, Polres Kampar lima tersangka dan Polres Indragiri Hilir dua tersangka. 
 
"Sebanyak 46 perkara dinyatakan lengkap atau P-21, tujuh perkara tahap I dan 16 perkara sudah masuk tahap penyidikan," jelasnya. 
 
Sedangkan untuk dua tersangka korporasi yakni PT Wahana Sawit Subur Indah (WSS) di Siak dan PT Sontang Sawit Permai (SSP) di Rokan Hulu ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. 
 
Polisi turut menetapkan tersangka Direktur Utama PT Wahana Sawit Subur, inisial OA sebagai orang yang bertanggung jawab atas kebakaran lahan dikonesinya pada tahun 2015 lalu. 
 
Sebelumnya, Direktur Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau Komisaris Besar Rivai Sinambela berjanji tidak akan lagi penghentian perkara (SP3) untuk perusahaan yang telibat melakukan pembakaran lahan di tahun 2016. Menurutnya SP3 15 perusahaan beberapa waktu lalu bukan terjadi pada masa dia menjabat sebagai Direkur Krimsus Polda Riau.
 
Dia menegaskan akan menuntaskan penanganan perkara korporasi sampai ke meja hijau. 
 
"Polda Riau tidak main-main menangani kebakaran lahan, kami akan tangani sampai tuntas," kata Rivai Sinambela.

R24/Nof 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam