riau24 Penertiban Pasar Teratai Diwarnai Sumpah Serapah | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pekanbaru

Penertiban Pasar Teratai Diwarnai Sumpah Serapah

1
Berita Riau -  Penertiban Pasar Teratai Diwarnai Sumpah Serapah

Pekanbaru, Riau24.com- Hari kedua penertiban pasar di Jalan Teratai, Seroja dan Alahuddinsyah, Selasa (20/9/2016) diwarnai sumpah serapah beberapa pedagang. Sumpah serapah ini tak hanya ditujukan pada tim penertiban namun juga kepada Walikota Pekanbaru, Firdaus.


Anggota Satpol PP baru mulai penertiban sekitar pukul 10.00 WIB. Baru sampai di Pasar Teratai, anggota langsung mengangkut satu buah gerobak pisang pedagang kaki lima. Tak hanya gerobak, petugas juga mengangkut beserta sepeda motornya. Pedagang itu hanya bisa pasrah melihat dagangannya ditertibkan tanpa ada perlawanan.


Lanjut ke lapak selanjutnya, terjadi sedikit perlawanan. Anggota menertibkan lapak pedagang bumbu dapur. Ditempat ini, terlihat sikap arogan dari beberapa orang anggota Satpol PP. Sontak, menyulut amarah pedagang.


"Jangan ditarik-tarik dia itu. Iya, kami pindahkan ke dalam. Mati anak kami nanti. Banyak anak kami yang mau dikasih makan," kata pemilik lapak.


Saat memberontak, ibu paruh baya ini juga sempat hendak melemparkan satu sendok cabai kepada petugas sanking berangnya.


Meskipun akhirnya dagangan ibu ini tak jadi diangkut oleh petugas, marah dan kesal masih tetap mewarnai wajahnya hingga petugas meninggalkan lapak.


Selanjutnya, petugas menertibkan lapak dagangan buah yang ditunggui dua orang ibu-ibu. Disini perlawanan tampak makin menjadi. Sumpah serapah dan carut marut keluar dari mulut ibu-ibu ini.


"Tolonglah dulu, tolonglah. Kami bayar pajak sampai kedepan. Kata kalian pemerintah yang beli (barang dagangan) ini. Kata kalian Firdaus yang beli ni. Ndak bisa nunggu sampai sore. Tunggulah dulu sampai sore," katanya sambil mengeluarkan kata-kata kasar (carutan).


Setelah berhasil merubuhkan tenda lapak ibu-ibu tersebut dengan makian yang masih berlanjut, petugas lalu mendatangi gerobak dagangan nasi ampera yang berada di teras salah satu kios.


Raut muka panik terlihat jelas dari pedagang tersebut. Tanpa melakukan perlawanan yang keras, ia hanya mengatakan bahwa ia akan segera memindahkan barang dagangannya.


Namun sayang, petugas akhirnya membongkar dan membawa beberapa kursi serta meja makan pedagang ini menuju mobil penertiban.


Sebelumnya, tim penertiban yang dipimpin oleh Asisten I Setdako Pekanbaru, Azwan mengatakan, penertiban kali ini bersifat persuasif dan mengutamakan keselamatan seluruh pihak serta menghindari terjadinya bentrokan.


"Kita disini tidak ada itu negosiasi, jikalau ada yang meminta penangguhan, langsung arahkan ke pasar higienis dan tempat yang sudah sediakan Pemko Pekanbaru," kata Azwan.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Buyuang
Selasa, 20 September 2016 15:44 wib
Ambo ikuik coblos pidau 5thn lalu.. onde rutiang pidau kiniko
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru