riau24 DPRD Riau Keluhkan Persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan ke Komisi III DPR RI | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

DPRD Riau Keluhkan Persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan ke Komisi III DPR RI

2
Berita Riau -  DPRD Riau Keluhkan Persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan ke Komisi III DPR RI
Pekanbaru, Riau24.com - Terkait kebakaran hutan dan lahan serta adanya SP3 atas 15 Perusahaan yang diduga membakar hutan dan lahan di Riau oleh Polda Riau. Selasa (20/9/16) Pimpinan dan Pansus kebakaran hutan dan lahan dan monitoring izin lahan DPRD Riau melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR untuk menindaklanjuti dan mencari solusi atas SP3 dan kebakaran hutan dan lahan di Riau yang hampir 18 tahun terus terulang.

Rapat Panitia Kerja (Panja) dibuka langsung oleh Benny K Harman yang menyampaikan komitmen komisi III secara terbuka transparan membedah masalah ini dan mencari akar permasalahan dar persoalan 18 tahun yang tak berkesudahan. Benny merupakan Ketua Panja Kebakaran Hutan dan SP3 Perusahan di Riau.  Noviwaldy Jusman Wakil Ketua DPRD Riau yang ikut ke Jakarta kepada Riau24.com melalui pesan elektroniknya mengatakan bahwa kunjungannya bersama anggota DPRD Riau lainnya ke Jakarta  tidak lain membahas tentang persoalan asap yang terjadi di Riau ini, yang mana tidak semuanya pihaknya sanggup mengurai ikatan akar pohon yang kuat.

"kadang tak sampai tangan kami mengurainya inilah yang kami sampaikan kepada komisi III DPR RI,"keluhnya

Ia menuturkan, bahwa Korporasi yang membakar lahan di Riau merupakan sumber permasalahan. Tapi ia juga tidak menapikan bahwa ada juga rakyat yang membakar sejumlah kecil lahannya.

"Kami minta komisi III tolong backup kapolda kami, Danlanud kami, Danrem dan Pangdam kami.mereka orang bagus yang merasakan sulitnya berjibaku anggotanya memadamkan api dilapangan mereka komit tapi entah apa yg membuat SP3 itu muncul, hanya kekuatan
besar yang mampu membuat itu,"harapnya.

Suhardiman Amby selaku ketua Pansus Lahan yang juga ikut, kata Dedet sapaan Noviwaldy Jusman juga memaparkan dan mengupas tuntas hasil kerja pansus lahan yang sudah dilakukannya yang membuat anggota komisi 3 tak satupun yg mengantuk.

"Telanjang sudah semua kata salah satu anggota komisi sambil bercanda,"ucap Politisi Demokrat ini menirukan.

Dedet juga menyampaikan, ungkapan kecewanya lantaran Polda Riau mengeluarkan SP3 atas 15 perusahaan yang diduga membakar hutan dan lahan di Riau. Menurutnya keputusan itu sangat melukai DPRD Riau. Dari 9 juta hektar hutan yang ada di Riau. Dasar ini hanya tinggal 1,8 juta hektar lagi. Untuk itulah pihaknya membentuk pansus kebakaran hutan dan lahan dan pansus monitoring izin lahan.

Selain Noviwaldy yang hadir di Komisi III DPR, ada juga sejumlah anggota DPRD Riau di antaranya, Hazmi Setiadi, Suhardiman Ambi, M Arva sebagai Ketua Pansus Kebakaran Hutan, Sugianto, Edy M Yatim, Asriauzar, Malik Siregar, Abdul Fatah, Mansyur.  (R24/iko)
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Ari
Selasa, 20 September 2016 21:32 wib
Sudah la, dagelan ape lagi
Ira
Selasa, 20 September 2016 21:30 wib
Ndeh, dah te latvpak dewannnnnnn
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru