riau24 Penjual Gading Gajah Dituntut 2,5 Tahun | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Penjual Gading Gajah Dituntut 2,5 Tahun

3
Para terdakwa mendengarkan tuntutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru. (Foto: Nof)
Berita Riau -  Penjual Gading Gajah Dituntut 2,5 Tahun
Pekanbaru, Riau24.com - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pekanbaru menuntut lima terdakwa penjual gading gajah selama 2 tahun 6 bulan penjara. Kelimanya juga diwajibkan membayar denda Rp15 juta atau subsider enam bulan kurungan penjara.
 
"Meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara," kata Jaksa penuntut Umum Wilza, di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa, 20 September 2016.
 
Kelima terdakwa tersebut yakni Syafriman, 61 tahun, warga Jalan Durian, Pekanbaru, Maruf (46), warga Tangkerang, Pekanbaru, Yusuf, (41), warga Kunto Darusalam, Rokan Hulu; Wartono (44), warga Kampar Kiri, Kampar dan Nizam (43), warga Desa Gema, Kampar. 
 
Dihadapan hakim yang diketaui hakim Sorta Ria Neva, Jaksa Wilza menyatakan para terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal 21 ayat 2 huruf b junto pasal 40 ayat 1 undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem. 
 
"Hal yang memberatkan, para terdakwa terbukti merusak ekosistem hewan dilindungi," ucapnya. 
 
Wilza meminta barang bukti dua batang gading gajah panjang 170 centimeter dengan berat 46 Kilogram diserahkan kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam untuk kepentingan penelitian dan ilmu pengetahuan. 
 
Menanggapi tuntutan hakim, kelima terdakwa menyatakan keberatannya dihukum 2 tahun 6 bulan. Terdakwa Wartono berharap majelis hakim membebaskannya karena tidak terlibat langsung dalam upaya penjualan gading tersebut. "Saya hanya sebagai supir," katanya. 
 
Hal serupa juga diungkapkan empat terdakwa lainnya. Mereka berharap majelis hakim memberikan hukuman ringan karena menjadi tulang punggung keluarga. "Saya minta diringankan dan tidak akan mengulangi perbuatan lagi, saya tulang punggung keluarga," kata Yusuf.
 
Kasus ini bermula saat, Kepolisian Daerah Riau menggagalkan perdagangan gading gajah di sebuah rumah makan di Jalan Soekarno - Hatta, Pekanbaru, 23 Mei 2016 lalu. 
 
Dari tangan kelima terdakwa, polisi mengamankan dua gading gajah asal Aceh seberat 46,5 kilogram. Rencananya gading gajah itu bakal dihargai senilai Rp 1 miliar. Kepada polisi, para pelaku mengaku hanya berperan sebagai penjual, bukan pemburu. 

R24/Nof


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Kamis, 19 Oktober 2017 09:17 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/AmXCqp9.jpg
Balkis
Selasa, 20 September 2016 21:34 wib
Ape nyacyg di tuntuttt, dh jaleh
Ade
Selasa, 20 September 2016 21:33 wib
Sikit kali tuntutannya
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru