riau24 Berniat Buka Lahan Untuk Tanam Cabe, Dihukum Penjara 10 Tahun | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Kebakaran Lahan

Berniat Buka Lahan Untuk Tanam Cabe, Dihukum Penjara 10 Tahun

2
Foto : Pelaku
Berita Riau -  Berniat Buka Lahan Untuk Tanam Cabe, Dihukum Penjara 10 Tahun

Rohul, Riau24.com - Sungguh malang nasib Riah Barus (33) seorang petani asal Desa Aliantan, Kecamatan Kabun. Niat ingin membuka lahan milik majikannya untuk dijadikan kebun cabe, malah menjerumuskan ia ke hotel prodeo.

Riah Barus yang mengaku membuka lahan perkebunan dengan cara membakar, tidak mengetahui kalau tindakan yang ia lakukan ternyata membuat kebakaran lahan yang serius.

Baca Juga :
Kapolres Turun Ikut Padamkan Api Pada Kebakaran Lahan di Bonai Darussalam

"Saya tahu bang, kalau membakar lahan itu melanggar aturan. Makanya, awalnya saya hanya membakar sedikit saja lahannya, sekitar dua meter. Bahkan sebelumnya, saya sudah membuat parit agar api tidak melebar. Namun, saya tidak menyadari kalau tiupan angin yang kencang mampu membuat api dengan seketika membesar dan merambat ke lahan yang lain," kata Riah Barus, Selasa (20/9).

Saat ekspose di Mapolres Rohul, terungkap bahwa motif pelaku melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan yang rencananya akan ditanami pohon cabe.  Dirinya mengaku, pembakaran lahan tersebut atas inisiatif sendiri dan tidak disuruh oleh pemilik lahan, dalam hal ini lahan milik Ginting.

"Saya tidak ada disuruh oleh majikan saya. Tapi ini semua adalah inisiatif dari saya sendiri. Makanya saya hanya membakar seluas 2 meter, namun nasib berkata lain," sesal Riah.

Baca Juga :
Kebakaran Lahan Terjadi Lagi Di Kelurahan Ratu Sima Dumai

Riah Barus menerangkan setelah terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan 3 hektar lahan milik majikannya, dirinya memutuskan untuk pergi dan meninggalkan lahan tersebut, karena ketakutan melihat jilatan api yang semakin besar. 

"Saya menyesal pak, tapi mau gimana lagi, sudah terlanjur terjadi. Apalagi kejadian ini, akan menjadi pembelajaran buat saya," ungkapnya, sambil mengharapkan ada pertimbangan dari pihak penegak hukum atas kekhilafannya ini.

‎Masih ditempat yang sama, Kapolres Rohul. AKBP. Yusup Rahmanto, SIK melalui Kasat Reskrim. AKP M. Wirawan Novianto, SIK mengungkapkan aksi pembakaran lahan berhasil terungkap berkat kerjasama Tim Satgas Karlahut terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat. 

Penangkapan Barus berawal pada Jumat (16/9) lalu sekitar pukul 14.00 WIB, Tim Satgas Penanganan Karlahut Rohul yang terdiri dari TNI dan Polri sedang melakukan patroli Karlahut di Simpang Kokar Desa Aliantan.

Saat patroli, tim melihat asap membumbung di lahan milik Ginting dan tanpa menunggu waktu, tim langsung menuju ke lokasi sumber asap.

Saat tim mendekati lahan terbakar, petugas melihat ada seorang yang belakangan diketahui bernama Riah Barus berlari dari lahan yang baru terbakar.
Melihat itu, tim melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil menangkapnya di warung milik Ginting.

Baca Juga :
Kebakaran Lahan Di Siak Bisa Dipicu Oleh Cuaca Panas Yang Ekstrim 

Dari diinterogasi, Riah Barus mengakui membakar lahan dengan menggunakan korek atau mancis dengan lebih dulu mengumpulkan rumput kering yang baru ia bersihkan dicampur daun pisang kering. 

"Setelah terbakar, saat itu pelaku melihat api sudah semakin besar. Melihat api membesar, pelaku langsung lari," ungkap AKP M. Wirawan

Ditambahkan AKP M. Wirawan, akibat perbuatannya, Barus terancam dikenakan Pasal 108 jo pasal 69 ayat 1 huruf (h) UU nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan atau Pasal 108 jo Pasal 56 ayat 1 UU nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan.

"Atas perbuatanya, tersangka  terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara," tutup AKP M. Wirawan.
 


R24/ags 

 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Abdul
Rabu, 21 September 2016 16:34 wib
hajar bos
Pak polisi
Rabu, 21 September 2016 16:34 wib
itu bosnya harus lebih berat
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru