riau24 Program Cetak Sawah Riau Hanya Terlaksana 900 Hektare | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Program Cetak Sawah Riau Hanya Terlaksana 900 Hektare

3
Ilustrasi (Internet)
Berita Riau -  Program Cetak Sawah Riau Hanya Terlaksana 900 Hektare
Pekanbaru, Riau24.com - Dinas Pertanian Provinsi Riau sejauh ini hanya mampu merealisasikan program cetak sawah seluas 900 hektare. Padahal Kementerian Pertanian telah memberikan jatah dalam program cetak sawah baru untuk Provinsi Riau cukup luas mencapai 2800 hektare. 
 
"Kemampuan Riau terserap sekitar 900 hektare yang tercetak," kata Kepala Dinas Pertanian Riau Patrianov, Rabu, 21 September 2016. 
 
Semula Kementerian Pertanian RI merencanakan program cetak sawah untuk Riau di tiga daerah. Kepulauan Meranti menjadi daerah mendapat bagian cetak sawah terluas mencapai 1400 hektare, disusul Indragiri Hulu 800 hektare dan Siak 100 hektare. 
 
Namun sejauh ini yang berjalan hanya di Kepulauan Meranti. Itupun masih sebatas fisik. Penanaman baru akan dilaksanakan  pada akhir tahun.
 
"Penanaman belum dilakukan karena menunggu kesepakatan Pangdam dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti," ujarnya. 
 
Patrianov menyebutkan, terkendalanya program cetak sawah diakibatkan belum tuntasnya persoalan kejelasan lahan. Pembangunan sawah belum dapat dilaksanakan karena terdapat beberapa lahan masuk dalam kawasan hutan. 
 
"Teman-teman sudah berupaya maksimal, tetapi ketika sudah di overlay antara koordinat sawah yang diusulkan dengan order Kawasan itu kena (masuk kawasan hutan). Makanya kita tidak berani, dari pada bermasalah, karena statusnya harus ditingkatkan ke clear and clean," terang Patrianov kepada Riau24.com.
 
Akibat persoalan itu, program cetak sawah di Riau tidak mampu terserap sepenuhnya, bahkan kurang dari 50 perasen. Anggaran yang tersedia terpaksa nantinya dikembalikan ke Pemerintah Pusat.
 
"Anggarannya ada, tetapi karena kita tidak bisa, kita serahkan ke pusat," pungkasnya.

R24/Ntg/Nof
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Karim
Kamis, 22 September 2016 07:43 wib
Ini penyakit daerah, tapi kalau spj luar kota terealesisasi teruzzzz
Ical
Kamis, 22 September 2016 07:42 wib
Kasiah petani pak
Madi
Kamis, 22 September 2016 07:42 wib
Payah riau ne, dh ade duik tinggal jalan gk bisa
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru