riau24 Prostitusi Online, Anak Bawah Umur Berstatus Korban | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Prostitusi Online, Anak Bawah Umur Berstatus Korban

1
Ilustrasi (Internet)
Berita Riau -  Prostitusi Online, Anak Bawah Umur Berstatus Korban
Pekanbaru, 24.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau Komisaris Besar Surawan menyebutkan, dua anak di bawah umur dan tiga wanita dewasa yang dijajakan pada bisnis prostitusi online adalah korban. Polisi telah menetapkan tiga mucikari sebagai tersangka.
 
"Mereka berstatus saksi dan korban," kata Surawan, Rabu, 21 September 2016.
 
Surawan mengatakan, sementara ini para korban mendapatkan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Riau. Polisi kata dia, bakal bekerja sama dengan Komnas Perlindungan Anak untuk melakukan pendampingan dan pemulihan psikologis korban. 
 
"Setelah ini para korban akan dikembalikan kepada orang tua. Diharapkan dapat kembali berinteraksi ke masyarakat selayaknya," ujarnya. 
 
Direktorat Kriminal Umum Polda Riau membongkar bisnis prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur di Pekanbaru. Polisi menangkap 3 mucikri serta 5 wanita korban. "Bisnis prostitusi online ini dikendalikan dengan menggunakan akun Facebook," kata Surawan.
 
Tiga tersangka mucikari yang ditahan yakni RP alias Edo, 20 tahun, FW alias Odi dan seorang mucikari wanita inisial N. Ketiga pelaku merupakan warga Pekanbaru. Menurut Surawan, sindikat prostitusi online terbongkar setelah polisi melakukan pelacakan melalui Cyber Patroli. 
 
 
Dari tersangka Edo ini, polisi mengamankan dua wanita di bawah umur yang hendak dijajakan pelaku beinisial G, 17 tahun dan D, 15 tahun. "Dari tersangka Edo, kami amankan dua wanita yang masih di bawah umur," ucap Surawan.
 
Dua wanita di bawah umur merupakan warga Pekanbaru. Mereka putus sekolah dan tidak bekerja. Keduanya ditawarkan seharga Rp 3 juta. Polisi juga mengamankan dua mucikari lainnya yakni Odi, dan N. Dari keduanya, polisi mengamankan wanita penghibur yang sudah berusia dewasa, inisial W, 19 tahun, T, 19 tahun dan W, 18 tahun. "Mereka masih satu jaringan memanfaatkan anak di bawah umur dalam prostitusi online tersebut," tuturnya. 
 
Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 6 juta diduga uang hasil transaksi. Bersamaan dengan itu, polisi juga mengamankan seorang pengedar Narkoba iniaial A, yang membawa ekatasi sebanyak 5 butir di halaman hotel Amera, Pekanbaru. "Ekstasi tersebut pesanan dari tersangka Edo," ucapnya.

R24/Nof 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Kamis, 19 Oktober 2017 09:16 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/AmXCqp9.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru