riau24 Bisa Membuat Pemiliknya Sial, BB Perkara Pidum Buat Gudang Kejari Rohul Over Kapasitas | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul

Bisa Membuat Pemiliknya Sial, BB Perkara Pidum Buat Gudang Kejari Rohul Over Kapasitas

0
Bisa Membuat Pemiliknya Sial, BB Perkara Pidum Buat Gudang Kejari Rohul Over Kapasitas
Berita Riau -  Bisa Membuat Pemiliknya Sial, BB Perkara Pidum Buat Gudang Kejari Rohul Over Kapasitas
Rohul, Riau24.com - Barang Bukti (BB) perkara tindak pidana kejahatan baik kendaraan bermotor dan lainya mulai menumpuk di gudang penyimpanan BB di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) dikarenakan tidak diambil oleh pemiliknya. 
 
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rohul, Syafiruddin mengatakan, "Kesadaran pemilik masih sangat rendah untuk mengambil kendaraannya, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun tak juga diambil oleh pemilik kendaraan," katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (21/9). 
 
Ia menambahkan, banyak masyarakat yang beranggapan bahwa kendaraan yang sudah terlibat tindak pidana akan menyebabkan pemiliknya mengalami banyak kesialan, sehingga pemilik lebih memilih untuk membiarkanya saja. 


Baca Juga :
Tak Tahan Dengan Beban Hidup, Karyawan Perkebunan Nekad Tusuk Lehernya
                                                                                               
 
Bukan hanya itu saja, kendala lain yang dihadapi, pemilik kendaraan sudah tidak berada di alamat yang tertera, dalam artian sudah pindah. Sehingga petugas pun kesulitan akan dikembalikan kemana.
 
"Jadi kendalanya banyak, makanya BB terutama kendaraan bermotor menumpuk di gudang. Apalagi kapasitas gudang kita hampir penuh," terangnya. 
 
Syafiruddin  ‎menambahkan, saat ini lebih dari 30 unit kendaraan bermotor yang ada di gudang, yang sudah ingkrah  namun belum diambil pemiliknya. 
 
Lebih lanjut dijelaskanya, dirinya sudah mengintruksikan Kasi Pidum untuk mendata kembali BB yang belum diambil oleh pemiliknya untuk kemudian segera dilakukan pengembalian.
 
"Rencana kita akan membuat pengumuman, baik di polsek dan dimedia massa cetak maupun elektronik,  kita buat di situ bila tidak diambil dalam jangka waktu 2 bulan, maka pemilik dianggap tidak ada," terangnya. 
 
Dirinya juga akan berkoordinasi dengan Kejagung apakah kendaraan yang tidak diambil oleh pemiliknya bisa dilakukan lelang dan masuk ke kas negara ataukah di salurkan ke dinas-dinas yang ada di Rohul.


Baca Juga :
Sore Ini, Ratusan Jamaah Haji Asal Kuansing Tiba di Kampung Halaman

 
"Ya nantinya kan sistem pinjam pakai, bukan hak milik, dari pada menumpuk di gudang. Tentunya lebih bermanfaat bila disalurkan atau dilelang," imbuhnya.
 
‎Syafiruddin juga sudah mengintruksikan oleh anggotanya bila sidang sudah selesai serta pemiliknya berada di persidangan bisa langsung mengambil kendaraan tersebut dengan cara menunjukan bukti-bukti kepemilikan kendaraan. 
 
"Jadi habis sidang bisa langsung diambil oleh pemiliknya, gak harus di bawa dulu ke Kejari untuk di simpan di gudang," pungkasnya.





R24/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru